Timika (timikabisnis) – Gedung SDI Aikawapuka, Kampung Aikawapuka, Distrik Mimika Tengah kondisinya memperihatinkan karena rusak berat. Untuk itu pihak sekolah meminta Pemerintah Kabupten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Pendidikan untuk merehab kembali gedung sekolah ini sehingga anak-anak bisa pakai untuk belajar kembali .
Kepala Sekolah (Kepsek) SD Inpres (SDI) Aikawapuka, Yakobus Koyareyau kepada media meminta Pemkab Mimika melalui Dinas Pendidikan dapat memprioritaskan sekolah ini pada awal tahun anggaran ini. Sekolah ini rusak berat, kami sebagai kepala sekolah sudah menyampaikan hal ini ke distrik, bahkan setia kali dirinya dan para guru ke dinas selalu sampaiikan kerusakan gedung sekolah ini.
Sekolah ini dibangun pada tahun 2008 lalu silam dan sekarang mengalami rusak berat jika tidak segera direhab maka akan berdampak pada kegiatan belajar siswa.
Yakobus menuturkan, saat ini tidak hanya kondisi gedung yang rusak parah seperti atap bocor hampir semua kelas, plafon sudah rontok semua, dinding juga sudah rusak. Tidak hanya itu bahkan fasilitas meja kursi pada setiap kelas masih kurang sekali. Jika setiap KBM pasti ada siswa yang tidak kebagian kursi dan harus menumpang pada teman-temannya.
“Yang rusak parah itu plafon, terus atapnya sudah mulai bocor serta meja kursi yang masih kurang, “tutur Yakobus.
Yakobus mengakui, pada sekolah ini cukup banyak sekitar dengan 145 siswa mulai dari kelas satu sampai Kelas enam, sedangkan guru hanya sebanyak enam orang termasuk kepala sekolah.
Sementara, kepala Distrik Mimika Tengah, Samuel Yogi mendesak Dinas Pendidikan kabupaten Mimika untuk memperhatikan kondisi sekolah ini. Ini sekolah milik pemerintah mestinya gedung dan mobiler harus tersedia secara baik. Seharusnya dalam rapat bersama kepsek harus ditanyakan kondisi sekolah pada masing-masig kepsek apa yang kurang, yang rusak rusak.
“Dinas pendidikan harus memperhatinkan sekolah ini dengan program rehab berat dalam tahun ini juga. Hal ini mendesak dan segera direhab sehingga kerusakan tidak tambah parah. Kepala dinas, para Kabida dan staf harus segera turun untuk melihat dari dekat kondisi yang sebenarnya dan secepatnya mengambil langkah mendesak,” tutur Samuel.
Yogi mengusulkan setiap tahun Dinas Pendidikan setidaknya ada program turun ke kampung untuk melihat kegiatan belajar mengajar di kampung berjalan atau tidak. Termasuk melihat fasilitas gedung sekolah kondisinya baik atau rusak. “ Setiap tahun orang dinas selalu turun ke distrik dan kampung-kampung, seharusnya kampung yang di pinggir seperti Aikawapuka harus didatangi. Sekolah di sana rusak berat harus segera diusulkan untuk rehab berat. Jika tidak dilakukan tahun ini apalagi bertepatan dengan pandemi seperti sekarang ini maka kerusakan akan bertambah. Kalau permintaan kami dari distrik dan pihak sekolah itu sangat mendesak. Meski gedung ruak berat tapi sekolah masih tetap jalan, karena di kampung warga, anak sekolah dan guru-guru belum terpapar covid 19. Harapan kami rehab dipercepat,” ujar Yogi. (don)

