MIMIKA, (timikabisnis.com)- Kunjungan hari kedua Wakil Presiden Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, di Mimika, Papua Tengah, Selasa (21/4/2026), disambut meriah oleh para siswa di Sentra Pendidikan SP 5, Distrik Mimika Baru.
Antusiasme anak-anak terlihat sejak awal kedatangan Wapres yang disambut dengan alunan musik drumband.
Setibanya di lokasi, Wapres langsung meninjau berbagai fasilitas pendidikan. Ia mengunjungi ruang kelas, perpustakaan, hingga laboratorium, sembari menyapa para siswa yang tengah mengikuti kegiatan belajar.

Tidak hanya itu, mess atau asrama siswa yang berada di dalam lingkungan sekolah juga turut dikunjungi.
Usai peninjauan, Wapres melanjutkan agenda dengan sesi foto bersama para siswa dan guru. Ia juga membagikan perlengkapan sekolah kepada peserta didik dari jenjang SD hingga SMA di halaman sekolah sebagai bentuk dukungan terhadap dunia pendidikan di wilayah tersebut.
Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan Mimika, Antonius Walerubun, menyampaikan apresiasi atas kunjungan tersebut. Ia menilai kehadiran Wapres menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap pengembangan kualitas pendidikan, khususnya di daerah terpencil dan pesisir.
” Kami sangat mengapresiasi kunjungan ini sebagai bentuk perhatian pemerintah terhadap pengembangan kualitas pendidikan di wilayah kami,” ungkapnya.

Menurut Antonius, kunjungan ini menjadi momentum penting bagi pemerintah baik di tingkat pusat maupun provinsi untuk melihat langsung kondisi peserta didik serta kebutuhan sekolah di lapangan.
Ia juga berharap adanya dukungan yang lebih besar dari pemerintah pusat dan provinsi untuk meningkatkan kualitas sentra pendidikan.
Saat ini, lanjutnya, pengelolaan sentra pendidikan telah berada di bawah kewenangan pemerintah kabupaten. Namun demikian, masih terdapat berbagai kekurangan yang perlu segera dibenahi guna menunjang proses pendidikan yang lebih optimal.
” Kita berharap ada perhatian dari pemerintah pusat dan provinsi, khususnya terkait bantuan sarana, prasarana, dan peningkatan kualitas pengelolaan sentra pendidikan ini,” pungkasnya. (Lyddia Bahy).

