Gardasi Perkenalkan Pandu Digital Lewat Sosialisai Ke Masyarakat Mimika

Wakil Bupati, Johannes Rettob  saat menyampaikan sambutan dalam acara pengesahan Dewan Pimpinan Cabag (DPC) Gradasi kabupaten Mimika tahun periode 2021-2026, di Hotel Grand Tembaga, Kamis (22/4)/Foto : yunita simon

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Generasi Dgital Indonesia(Gradasi) cabang Mimika menggelar kegiatan  pendampingan dan pemberdayaan pandu digital Indonesia dalam mencapai transformasi digital masyarakat, Kamis (22/4) di Hotel Grand Tembaga jalan Yos Sudarso, Timika Papua.

Kegiatan tersebut dibuka oleh Wakil Bupati, Johannes Rettob  dengan mengesahkan Dewan Pimpinan Cabag (DPC) Gradasi kabupaten Mimika tahun periode 2021-2026.

Wabup Jhon Rettob mengatakan bahwa Mimika telah ditetapkan oleh kementrian Kominfo menjadi salah satu pilot project yang pintar(Smart City) di Indonesia.

“Jadi mimpi saya terwujud hari ini, kami punya duit kami punya rencana tapi kami tidak punya SDM yang baik, sehingga kominfo harus mendampingi. Kalau kominfo mendampingi, kami siap membiayai,”ucapnya.

Dengan adanya smart city pihaknya akan terus berusaha mengembangkan pelayanan-pelayanan dan membuat inovasi dengan tujuan memudahkan pelayanan secara baik kepada masyarakat.

“Memperpendek pelayanan, membuat pelayanan menjadi lebih mudah bagi masyarakat, itu smart city. Yang kita lakukan adalah regulasi dalam bentuk aplikasi yang bisa di bentuk,”Ungkapnya.

Tugas pemerintah selanjutnya, bagaimana  mengembangkan infrastruktur agar semua internet menjadi lancar. Dan juga untuk pemberdayaan digitalisasi, bagaimana kita memberikan sosialisasi kepada masyarakat, agar bisa menggunakan fasilitas digitalisasi yang sudah dibentuk untuk kepentingan pendekatan pelayanan kepada masyarakat.

Ia berharap dengan hadirnya  Gradasi, dapat melayani, membantu dan mensosialisasikan  masyarakat Mimika di jaman digitalisasi ini.

“Kita punya program banyak yang sudah di lounching, tapi  hanya bisa dipakai oleh orang- orang tertentu saja dan orang lain tidak bisa karena mereka tidak tahu,”Jelasnya.

Pesannya, agar kedepan Gradasi dapat  merekrut tenaga relawan sebanyak mungkin sehingga bisa terjun ke masyarakat untuk memberikan sosialisasi, membantu program pemerintah demi kepentingan masyarakat.

Koordinator Pemberdayaan Komunitas Ditjen Aptika Kemkominfo, Bambang Tri Santoso juga mengatakan bahwa tugas kominfo, bagaimana menyediakan infrastruktur jaringan internet berkecepatan tinggi secara merata di seluruh Indonesia.

“Yang terpenting adalah bagaimana pemanfaatan internet dimasyarakat bisa digunakan secara cerdas, kreatif dan produktif untuk kesejahteraan masyarakat, serta mendampigi masyarakati dalam pengunaannya” katanya.

Pandu digital, menurut Bambang  merupakan masyarakat  yang memiliki pemahaman, kemampuan, dan kompetensi mendasar terkait literasi digital. Serta mampu menjalankan tugas dan perannya sebagai perintis, pemandu, pemimpin, pendukung, ataupun pelaku aktif atas tercapainya visi dan misi pandu digital.

“Fokus kegiatan pandu digital menyasar  pada sektor IKM/UMKM, Pariwisata, Pendidikan, dan Kesehatan dan lainnya,” ucapnya. (yun)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

error: Content is protected !!