MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, mulai melaksanakan program padat karya yang berfokus pada penyediaan makanan bergizi bagi masyarakat. Program tersebut menyasar kelompok rentan, seperti anak-anak, ibu hamil, ibu menyusui, dan lanjut usia (lansia), sebagai upaya menurunkan angka stunting di wilayah tersebut.
Kepala Distrik Kwamki Narama, Edwin Hanuebi, mengatakan program ini merupakan langkah konkret pemerintah distrik dalam meningkatkan status gizi masyarakat sekaligus memperkuat pelayanan kesehatan dasar bagi warga.
Melalui program tersebut, pemerintah menyediakan berbagai makanan tambahan bergizi, seperti bubur kacang hijau, susu, dan asupan nutrisi lainnya yang dibagikan kepada para penerima manfaat. Selain itu, kegiatan juga disertai pemeriksaan kesehatan bagi para lansia.
“Kami menyediakan makanan bergizi seperti bubur kacang hijau, susu, dan makanan tambahan. Selain itu, ada juga pemeriksaan kesehatan untuk lansia. Semua ini kami kemas dalam program padat karya yang diperuntukkan bagi masyarakat,” ujar Edwin saat ditemui, Rabu (3/6/2026).
Menurut Edwin, program tersebut telah berjalan selama beberapa hari dan kini memasuki pekan pertama pelaksanaan. Antusiasme masyarakat dinilai cukup tinggi karena manfaatnya dirasakan langsung oleh warga.
Keberhasilan program juga didukung oleh keterlibatan kader kesehatan dan Tim Penggerak PKK yang membantu pendataan serta penyaluran makanan bergizi kepada masyarakat di setiap kampung dan kelurahan.
Distrik Kwamki Narama yang terdiri atas sembilan kampung dan satu kelurahan menjadi sasaran pelaksanaan program secara menyeluruh. Dengan demikian, anak-anak dan kelompok rentan lainnya dapat memperoleh akses yang merata terhadap makanan bergizi.
“Masyarakat menyambut program ini dengan baik. Kami bekerja bersama kader dan ibu-ibu PKK yang memahami kondisi serta kebutuhan warga di masing-masing kampung, sehingga pelaksanaannya bisa berjalan efektif dan tepat sasaran,” kata Edwin.
Pemerintah Distrik Kwamki Narama berharap program tersebut dapat berkontribusi dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat, khususnya bagi kelompok rentan, sekaligus mendukung upaya percepatan penurunan stunting di wilayah Kabupaten Mimika.(Liddya Bahy)

