MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika melalui Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah terus berupaya melestarikan budaya lokal dengan menghadirkan buku cerita rakyat sebagai media literasi bagi anak-anak. Program ini diharapkan menjadi sarana memperkenalkan nilai-nilai budaya sekaligus membentuk karakter generasi muda sejak usia dini.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip Daerah Kabupaten Mimika, Firon Balinol Mom, mengatakan penyusunan buku cerita rakyat menjadi salah satu langkah strategis untuk mendokumentasikan sekaligus mewariskan kekayaan budaya daerah kepada generasi penerus.
“Tahun ini kami fokus pada suku Kamoro. Tahun depan kami kejar suku Amungme, kemudian beberapa suku lainnya agar budaya mereka juga bisa berkembang,” ujar Firon saat ditemui di Hotel Grand Tembaga, Senin (20/7).
Ia menjelaskan, pada 2026 pihaknya memprioritaskan penyusunan buku cerita rakyat suku Kamoro. Selanjutnya, penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme ditargetkan mulai dikerjakan pada tahun depan sebelum dilanjutkan dengan cerita rakyat dari suku-suku kekerabatan lainnya di Kabupaten Mimika.
Menurut Firon, buku cerita rakyat tidak hanya berfungsi sebagai bahan bacaan, tetapi juga menjadi media edukasi yang menanamkan nilai-nilai kehidupan, kearifan lokal, serta memperkuat identitas budaya anak-anak sejak dini.
“Buku ini menjadi sarana agar anak-anak mengenal budaya mereka sendiri dan memahami nilai-nilai yang diwariskan para leluhur,” katanya.
Ia mengungkapkan, buku cerita rakyat suku Kamoro telah rampung disusun dan dalam waktu dekat akan diluncurkan. Sementara itu, proses penyusunan buku cerita rakyat suku Amungme masih dipersiapkan agar dapat direalisasikan sesuai target pada tahun mendatang.
Melalui program tersebut, Pemkab Mimika berharap kekayaan budaya daerah tetap terjaga dan terus diwariskan kepada generasi penerus, sekaligus meningkatkan minat baca masyarakat, khususnya anak-anak.
“Anak-anak harus belajar dari cerita budaya mereka sendiri, supaya karakter mereka terbentuk dan mereka mampu berkembang di masa depan,” pungkas Firon. (Liddya Bahy)

