
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Wakil Ketua II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika mempertanyakan pengadaan kendaraan operasional untuk unsur pimpinan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) dalam mendukung dan menunjang kinerja sehari hari.
“Saya minta penjelasan dari pihak Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), koq sampai saat ini realisasi kendaraan roda empat untuk tiga unsur pimpinan dan ketua ketua Komisi kami belum terima. Masalahnya dimana, tolong BPKAD berkoordinasi dengan Sekretariat Dewan untuk bisa secepatnya direalisasikan. Sebab sudah hampir setahun ini kami menggunakan kendaraan dengan menyewa mobil rental lalu kami menggunakan plat pimpinan, saya kira ini biayanya besar untuk sewa kendaraan dan ini pemborosan,”tegas Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE saat memberikan keterangan pers kepada wartawan di ruang kerjanya, Senin (12/4).
Dirinya berharap agar BPKAD membantu memfasilitasi sehingga kendaraan yang saat ini sudah ada di Hasrat Abadi itu bisa segera digunakan oleh unsur pimpinan dan Komisi.
“Dengan menyewa kendaraan rental yang sudah hampir satu tahun ini, tergolong buang buang uang. Sementara kendaraan sudah dianggarkan dan pengadaannya sudah sejak tahun 2020 lalu, sementara kendaraan dinas dari pimpinan OPD sudah digunakan. Ini salahnya ada dimana,”tanya Wakil ketua II yang suka disapa Jhon Thie ini.
Ia sangat menyayangkan lambatnya proses administrasi dan keuangan sehingga kendaraan dinas yang sudah ada sejak setahun lalu tapi sampai saat ini belum juga bisa digunakan oleh unsur pimpinan dan ketua ketua komisi.
“Kami ini yang tetapkan anggaran, kami yang duduk bahas, kami yang ketuk palu, tapi justru kami ini dewan saat ini seperti tidak punya gigi. Kami dewan seperti tidak punya ruang gerak, sejak Januari hingga Maret yang biasanya ada bantuan rutin logistik untuk membantu warga dalam suasana duka tidak pernah ada, mungkin dibulan ini baru katanya akan ada logisitik sedikit. Saya tidak mengerti ini susahnya dimana,”tanya Jhon Thie. (*tim)
