Timika (timikabisnis) – Pengurus Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Organisasi Serbaguna Gotong-royong (Kosgoro) Kabupaten Mimika oleh Ketua Umum DPN Kosgoro Pusat,Muhammad Fajri Moch di Ballroom Hotel dan Resto Cenderawasih 66, Senin (17/10/2022).
Acara pelantikan tersebut dihadiri Plt Bupati Mimika Johanes Rettob,Pengurus DPN Kosgoro Pusat, DPP Kosgoro Provinsi, perwakilan Polres Mimika, tokoh agama dan organisasi pemuda di Kabupaten Mimika.
Ketua DPC Kosgoro Mimika, Iwan Makatita dalam sambutannya usia dilantik mengatakan, Kosgoro lahir atas dasar dan tujuan gotong- royong yang dilandasi oleh Isman pendiri utama tahun 1957.
“Beliau merupakan generasi muda saat itu dengan semangat pengabdian kepada bangsa, dimana beliau juga pahlawan pemuda,” katanya.
Diakuinya, meskipun Kosgoro Mimika sempat tertinggal dengan OKP lainnya, tapi tidak akan tinggal untuk membangun negara.
Iwan mengatakan, Kosgoro hadir di Mimika untuk membantu dan mendukung Pemda Mimika dengan semboyan Eme Neme Yauware
“Saya mengingatkan, bahwa Kosgoro tidak berafiliasi dengan politik apapun,”kata Iwan
Ketua Umum DPN Kosgoro Pusat, Muhammad Fajri Moch juga mengatakan, bahwa ia mengakui dirinya merupakan kader kelima Ketua Umum Kosgoro Pusat yang lahir besar di Jayapura.
“Bahwa pemuda Papua bisa bicara di nasional. Semangat pemuda jangan loyo. Harus mampu berada di tengah-tengah masyarakat demi sosial dan pendidikan kepada masyarakat. Kosgoro melahirkan Partai Golkar tapi semangatnya seperti PDIP,” ujarnya.
Ia juga menekankan untuk pengurus baru hadir di Mimika harus sebagai pembangun, bukan hanya pengurus harus ikut membantu pemerintah daerah TNI-Polri menjaga Kamtibmas berjalan bersama-sama atau beriringan.
“Tantangan kita ke depan, harus fokus untuk pembangunan daerah Mimika. Walaupun Ibu Kota di Nabire kita harus tetap memajukan daerah kita ini,” harapnya.
Dilanjutkan, Kosgoro harus membangun gotong-royong kepada pemerintah dengan memberikan masukan-masukan dan saran.
Plt Bupati Mimika, Johannes Rettob dalam arahannya memberikan sambutan alasan hadir dalam pelantikan, ia mengaku percaya seratus persen karena pemuda adalah tulang punggung daerah.
“Karena pemuda adalah ujung tombak untuk pembangunan. Jangan gunakan organisasi berafiliasi dengan politik, tetapi secara pribadi sah-sah saja,” akunya.
Ia berharap Kosgoro hadir sebagai mitra pemerintah dan agen perubahan sebagai kontrol sosial di dalam masyarakat dan harus konstruktif dengan kritik yang membangun.
“Saya berusaha hadir karena Kosgoro organisasi baru di Mimika,” jelasnya.
Bahkan ia menilai, bahwa pemuda di Mimika mulai pecah atau dualisme ideologi dalam prinsip.
“Kalau pemuda pecah yang pusing itu pemerintah. Jangan biarkan itu terjadi, karena kita harus berbuat dan berpikir ke depan untuk maju, bukan ke belakang,” tegasnya.
John berharap kepada pemuda di Mimika supaya kompak. Di Mimika pemuda harus satu jangan terpecah belah.
“Kita berjalan berafiliasi bersama pemerintah untuk kesejahteraan masyarakat yang berujung bahagia dan damai,” bebernya.
JR juga berpesan, sebagai pemuda jangan ikuti berita yang tidak benar dan harus menghindari berita hoax karena UU ITE menunggu di depan jika melanggar dan membuat keresahan.
“Saya berharap lakukan langsung program-program yang positif dan Kosgoro menerima asas bermanfaat untuk masyarakat Mimika dan betul-betul menjadi teman dan organisasi pemuda kita sama,” harapnya.
Tidak hanya itu, JR juga menekankan supaya melakukan kontribusi nyata membangun daerah untuk pendidikan dan sosial dan jangan hanya bicara dan harus langsung action secepat mungkin.
Bahkan katanya pemerintah siap dikritik karena masyarakat yang kontrol pemerintah dengan kritis yang punya data dan dasar. Lakukan diskusi dengan mengundang pemerintah, pemerintah akan siap datang.
“Ia yakin bahwa pemuda adalah harapan bangsa dan pemerintah, kalau kita bersatu kita akan goncangan Mimika,” tegasnya. (sel)

