Sekretaris DPC PDIP Mimika : Dinsos Mimika Harus Maksimalkan Program Kemensos

Alfian Akbar Balyanan Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Mimika/Foto : husyen opa

 

Timika, (timikabisnis.com)  – Timika – Pandemi Covid-19 tidak hanya berdampak pada masalah kesehatan masyarakat tetapi juga membawa implikasi ekonomi yang sangat luas. Untuk itu, Pemerintah Kabupaten Mimika (Pemkab Mimika) saat ini tengah melakukan berbagai upaya pencegahan dan penanggulangan penyebaran Covid-19 di Mimika serta melakukan sejumlah upaya penanggulangan terhadap dampak ekonomi, yaitu dengan menjaga stabilitas harga di pasar serta memberikan insentif pajak bagi pelaku usaha UMKM di Mimika melalui pengurangan pajak hingga 50 persen melalui Peraturan Bupati Nomor 7 Tahun 2020.

Selain itu, Pemkab Mimika juga telah mengeluarkan kebijakan pembatasan sosial atau biasa disebut ‘social distancing’. Namun, hal tersebut membuat masyarakat merasa khawatir khususnya bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah atau pekerja informal yang mengandalkan pendapatan harian oleh karena kebijakan tersebut dinilai sangat berdampak pada pendapatan mereka.

Untuk itu masyarakat berharap Pemkab Mimika khusunya Dinas Sosial dapat menyalurkan bantuan berupa bahan pokok sehingga meskipun masyarakat tidak bekerja namun kebutuhan pokoknya dapat dijamin oleh Pemerintah sehingga masyarakat bisa benar-benar taat pada kebijakan ‘social distancing’ atau bahkan jika nantinya Pemkab Mimika menetapkan karantina wilayah bila situasi memburuk.

Menanggapi hal itu, Alfian Akbar Balyanan Sekretaris PDI Perjuangan Kabupaten Mimika menuturkan, “Kami dari PDIP senantiasa akan terus membantu kerja-kerja Pemerintah dalam melakukan pencegahan dan penanggulangan Covid-19 di Mimika, setelah sebelumnya kami telah melakukan berbagai upaya pencegahan, saat ini kami tengah menyalurkan berbagai bantuan sembako kepada masyarakat baik melalui Partai maupun melalui Fraksi kami di DPRD, namun karena kemampuan kami terbatas, kami juga berharap Dinas Sosial Kabupaten Mimika dapat berperan secara maksimal dalam penyaluran bantuan kepada masyarakat”.

“Dengan adanya kebijakan Pemerintah Pusat menaikan jumlah Kelompok Penerima Manfaat (KPM) untuk Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) maka Dinas Sosial Kabupaten Mimika harus memaksimalkan peluang ini dengan segera mengusulkan penambahan jumlah Kelompok Penerima Manfaat kepada Kementerian Sosial”. ujar Sekretaris PDI Perjuangan Mimika yang akrab disapa Akbar ini.

Lebih lanjut Akbar menjelaskan, “Menurut data BPS, jumlah penduduk miskin di Mimika pada tahun 2018 mencapai 31.175 jiwa, sedangkan yang menerima program bantuan kemensos yaitu 10.000 KPM artinya masih perlu adanya penambahan jumlah penerima bantuan baik untuk yang tidak mampu atau yang terkena dampak sosial ekonomi akibat Covid-19 ini, terlebih bagi masyarakat di Distrik Amar, Jila, Hoya dan Alama yang berdasarkan informasi belum mendapatkan bantuan ini sejak tahun 2017, Dinsos harus ‘maping’ data ini secara baik agar penyalurannya tepat sasaran”.

Ia menambahkan, “Sebagai bentuk dukungan kami pada Pemkab Mimika dan juga tanggung jawab moril kami kepada masyarakat, kami dari PDIP Mimika juga telah berkomunikasi dengan Menteri Sosial yang kebetulan adalah Kader PDIP guna meminta agar Kemensos menambah jumlah kuota penerima program PKH dan bantuan sembako (BPNT) untuk Kabupaten Mimika, untuk itu kami berharap agar Dinas Sosial Kabupaten Mimika segera melakukan pemutakhiran data dan usulkan kepada Kemensos karena tanggal 10 april ini, batas pengusulan data untuk penerimaan bantuan di bulan ini. Tentu kami dari PDIP Mimika akan bantu mengawal agar bantuan bisa segera terealisasi”.

Kendati demikian, Akbar mengapresiasi langkah Pemkab Mimika yang telah menyiapkan 100 ton beras untuk disalurkan kepada warga serta juga merealokasi dana APBD selain yang prioritas untuk penanganan kesehatan juga untuk mengatasi dampak sosial ekonomi yang timbul akibat Covid-19 ini. Serta khusus kepada Dinas Sosial Kabupaten Mimika, ia menambahkan “Bupati dan Wakil Bupati telah bekerja secara ekstra bahkan sampai turun langsung dilapangan, untuk itu sekali lagi kami berharap agar Dinsos Mimika harus bekerja lebih ekstra lagi untuk mengambil langkah-langkah strategis dan konkrit dalam memanfaatkan program pusat guna menjawab kegelisahan masyarakat Mimika”.

“Terakhir, kami menghimbau kepada semua pihak, sekarang bukan waktunya untuk saling menyalahkan, ini waktunya kita bergotong royong dan bekerja secara cepat dan tepat guna menyelamatkan masyarakat Mimika dari wabah virus corona”. (*opa)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *