Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan,SE/ Foto : husyen opa
TIMIKA,(timikabisnis.com) – Wakil Ketua II DPRD Mimika Yohanes Felix Helyanan mengatakan, pihak DPRD Mimika hingga saat ini belum membahas Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) berupa laporan informasi penyelenggara pemerintahan selama satu tahun anggaran 2020 karena suasana berkabung dan juga belum menerima materi dari Pemkab Mimika sehingga pembahasan dipastikan tertunda.
Terkait penundaan ini, pada Selasa (11/5) siang ini akan rencana dilakukan Rapat Badan Musyawarah (Bamus) DPRD untuk melakukan revisi agenda . Hal tersebut disampaikan Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE dan Wakil Ketua I, Aleks Tsenawatme,S.AB.
Wakil Ketua II, Yohanis Felix Helyanan ketika ditemui wartawan, Senin (10/5) mengatakan setelah menerima hasil audit BPK, Pemkab Mimika sudah harus menyiapkan materi LKPJ dan segera mendorong materi LKPJ kepada DPRD Mimika paling lambat 3 bulan sejak akhir tahun anggaran. Namun hingga saat ini pihaknya belum menerima materi tersebut.
“Masalah LKPJ itu kita masih tunggu sampai sekarang, jadwal untuk pembahasan LKPJ, tetapi materi LKPJ sampai hari ini kita belum terima,” kata Waket II DPRD Mimika yang akrab disapa Jhon Thie dikantor DPRD Mimika, Senin (10/5).
Kendati demikian, Jhan Thie menilai jika dilihat dari jadwal yang ditetapkan dalam rapat Banmus DPRD maka pembahasan LKPJ seharusnya dilakukan dalam minggu ini, namun karena belum menerima materi sehingga akan diisi dengan agenda lain.
“Jadi untuk mengisi waktu yang ada kita isi dengan kegiatan yang lain, namun teman-teman sebagian besar baru pulang dari Jayapura untuk koordinasi dan beberapa hal yang memang merasa perlu,” ungkapnya.
Untuk membahas LKPJ Bupati tahun 2020, pihaknya harus menggelar rapat Banmus DPRD untuk membahas jadwal dewan kedepan setelah beberapa agenda tertunda.
“Tetapi kita harus rapat Banmus lagi untuk revisi jadwal, sedangkan sudah mau masuk masa liburan panjang ini masuk tanggal 25 Mei, berarti aktifitas kita sudah molor (tertunda),” ungkapnya. (opa)
