MIMIKA, (timikabisnis.com)– Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Mimika, Inosensius Yoga Pribadi menanggapi terkait insiden kerusakan jembatan di Kampung Jagamin Distrik Tembagapura.
Yoga memastikan bahwa insiden kerusakan jembatan Jagamin bukan merupakan kegagalan konstruksi. Kerusakan terjadi akibat patahnya salah satu pengancing sling yang merupakan barang pabrikan (buatan pabrik) yang mana kerusakannya diluar kuasa manusia meskipun sudah diuji beberapa kali.
Setelah mengetahui insiden tersebut, kata Yoga pihak Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) langsung melakukan koordinasi dan konsultasi dengan pihak kontraktor serta konsultan pengawas untuk mengetahui penyebab kerusakan.
” Setelah kejadian tersebut, PPK dan PPTK langsung berkoordinasi dengan pihak konsultan dan kontraktor untuk mengetahui penyebab kerusakan,” ucap Yoga, Jumat (17/1/2026).
Dari hasil identifikasi, kerusakan terjadi pada alat pengancing sling. Alat tersebut merupakan barang pabrikan yang dicetak di pabrik.
Ia pun menjelaskan bahwa jika kegagalan disebabkan karena konstruksi, seharusnya seluruh sling mengalami kerusakan.
” Jika kerusakan jembatan ini disebabkan karena konstruksi, seharusnya seluruh sling mengalami kerusakan namun yang terjadi hanya satu pengancing sling yang terlepas atau patah,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan, kerusakan pada jembatan Jagamin tidak parah. Namun hanya menyebabkan kondisi jembatan menjadi miring.
Dirinya pun menyebut, pihaknya sudah melakukan pemesanan alat pengganti kerusakan tersebut yang kemudian akan digunakan untuk pemasangan kembali.
Mengingat jembatan itu masih dalam masa pemeliharaan, lanjutnya, kontraktor pun masih berada di lokasi dan bertanggung jawab penuh untuk melakukan perbaikan kondisi jembatan tersebut.
” PPK juga telah melakukan langkah antisipasi sejak awal dengan menyiapkan jaminan pemeliharaan berupa garansi bank.Kontraktor dan konsultan juga sudah dipertemukan untuk segera melakukan perbaikan,” tandasnya. (Lyddia Bahy).

