Film Teman Tegar – Maira Whisper From Papua Diputar Perdana di Timika

MIMIKA,(timikabisnis.com) – PT Aksa Bumi Langit menggelar pemutaran spesial film Teman Tegar – Maira Whisper From Papua di Bioskop XXI Diana, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Jumat (16/1/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian Road to 5 Februari.

Film yang mengangkat tema persahabatan, hutan, adat, serta suara alam Papua tersebut mendapat sambutan positif dari masyarakat, mulai dari anak-anak hingga orang dewasa.

 

Sutradara film, Anggi Frisca, mengatakan proses produksi film memakan waktu sekitar 2,5 tahun. Menurutnya, pengerjaan film dilakukan melalui tahapan panjang, mulai dari riset, pemilihan pemeran, pencarian lokasi, hingga proses syuting.

Dikatakan bahwa, Film ini diproduksi secara kolaboratif bersama masyarakat Papua. Sekitar 70 persen kru film merupakan anak muda Papua, dengan mayoritas pemeran berasal dari masyarakat lokal. Proses produksi juga melibatkan tokoh adat dan seniman setempat di wilayah pedalaman Papua.

“Kami ingin masyarakat lokal terlibat penuh dan menjadi suara utama dalam narasi film ini,” kata Anggi.

Ia menambahkan, pemutaran film di Timika menjadi bentuk penghormatan kepada masyarakat Papua sebagai lokasi utama produksi film tersebut.

“Kami membuat film di Papua dan ingin menayangkannya terlebih dahulu di Papua. Ini adalah bentuk penghormatan bahwa Papua bukan hanya objek, tetapi subjek yang memiliki suara,” ujarnya.

Selain sebagai bentuk apresiasi, film ini juga bertujuan mengajak masyarakat untuk lebih mencintai dan menjaga alam. Pesan pelestarian lingkungan disampaikan melalui kisah persahabatan dan hubungan manusia dengan hutan.

“Ketika alam terjaga, manusia memperoleh udara bersih, air, dan sumber kehidupan lainnya. Jika alam rusak, maka semuanya akan terdampak,” jelasnya.

Anggota DPR Provinsi Papua Tengah, Nancy Natalia Raweyai, yang turut hadir dalam pemutaran film tersebut menekankan pentingnya menjaga hutan dan lingkungan di tengah ancaman bencana global yang semakin meningkat.

“Melalui film ini, masyarakat diingatkan bahwa menjaga hutan dan alam adalah tanggung jawab bersama demi generasi mendatang,” katanya.

Sementara itu, salah seorang penonton, Brineth, mengaku terkesan dengan pesan yang disampaikan film tersebut. Ia menilai film ini memberikan pemahaman bahwa menjaga alam dimulai dari kesadaran pribadi.

“Dari film ini saya belajar bahwa hutan dan alam memberikan banyak manfaat bagi kehidupan sehari-hari, sehingga harus dijaga bersama,” ujarnya. (Lyddia Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *