Suasana Rapat Dengar Pendapat Komisi B DPRD Mimika dengan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) rumpun ekonomi di lingkup Pemkab Mimika, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hultikultura dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta PT Freeport Indonesia/Foto : husyen opa
Timika, (timikabisnis.com) – Perjuangkan kesejahterkan ekonomi masyarakat dari berbagai sektor, Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) melakukan kegiatan pengawasan yang dikemas dalam bentuk Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan empat Organisasi Perangkat Daerah (OPD) rumpun ekonomi di lingkup Pemkab Mimika, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan, Dinas Ketahanan Pangan, Dinas Pertanian Perkebunan, Tanaman Pangan dan Hultikultura dan Kepala Dinas Perikanan dan Kelautan serta PT Freeport Indonesia plus YPMAK.
Dari pantauan timikabisnis.com, Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang diberlangsung di ruang rapat serbaguna DPRD Mimika, Senin (23/10/2023) yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi, Muhammad Nurman S Karupukaro, dan turut dihadiri oleh Wakil Ketua Komisi, Mathius Uwe Yanengga, Sekertaris Komisi, Rizal Pata’dan dan Anggota Komisi, diantaranya, Samuel Bunai, Merry Pongutan, Karel Wijangge, Aser Gobay, Anthon Pali, Lexi David Linturan, serta pimpinan keempat OPD serta perwakilan dari PTFI dan YPMAK.
Ketua Komisi B, Muhammad Nurman S Karupukaro mengatakan, kegiatan ini sifatnya mencari solusi untuk bisa menjalin kerjasama dari setiap OPD serta PTFI.
“Dari masukan dan kendala – kendala yang dihadapi oleh setiap OPD, dan PTFI, bisa diharapkan bisa sinergi dengan OPD yang ada. Seperti Sektor pertanian, perikanan, ekonomi, yang mereka jalankan lewat YPMAK, maka diharapkan kedepan perlu bersinergi dengan pemerintah sehingga tidak terjadi tumpang tindih antar program,”ungkap Nurman Karupukaro pada wartawan usai RDP.
Dijelaskan Nurman, tentu dalam pertemuan ini sangat baik sekali dengan menghasilkan kesepakatan bersama bahwa, kedepan setiap tiga bulan, rumpun ekonomi akan sering kumpul untuk mencari solusi – solusi terbaik buat ekonomi di Timika.
“Sementara penyerapan anggaran pada APBD tahun 2023 untuk beberapa OPD yang masuk dalam rumpun ekonomi ini rata – rata sudah diatas 51 persen, sementara fiskinya rata – rata sudah 75 – 90 persen,”katanya. (opa).
