Lembaga Pelatihan Kerja YETC Diresmikan

Timika (timikabisnis) – Lembaga Pelatihan Kerja Yaumapare Excellent Training Center (LPK-YETC) yang terletak di Jalan Hasnudin-Irigasi Ujung Mimika diresmikan Rabu (27/7/2022).

Peresmian lembaga tersebut ditandai dengan pengguntingan pita oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan,Septinus Timang, mewakili pemerintah Daerah Kabupaten Mimika dan disaksikan oleh Ketua Komite Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja (KA-LPK) Papua, Wiyono, Kepala Bidang Tenaga Kerja Dinas Tenaga Kerja Provinsi Papua, Hans Himber dan pimpinan LPK-YETC.

Bupati Mimika dalam sambutnya yang dibacakan oleh Staf Ahli Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan,Septinus Timang, mengatakan bahwa dengan semakin maju teknologi, Sumber Daya Manusia (SDM) adalah salah satu faktor penting yang harus diperhatikan dalam dunia kerja.

Sumber daya manusia yang berkualitas adalah SDM yang baik, dan untuk mendapatkan SDM yang baik saat ini perlulah menciptakan pelatihan pelatihan khusus untuk mengasah potensi yang ada. Dengan hadirnya lembaga pelatihan LPK YETC saat ini sangat penting perannya dalam menciptakan SDM –SDM yang handal yang dapat terjun dalam dunia kerja mengingat Papua memiliki SDA yang sangat melimpah khusunya di Tanah Papua

Kabupaten Mimika sendiri menyimpan sumber daya alam yang melimpah yang saat ini memerlukan keterampilan dan keahlian untuk dapat mengelola sumber daya alam tersebut.

Bupati Mimika berharap dengan hadirnya LPK YETC ini dapat bekerja sama dengan pemerintah untuk menghasilkan tenaga tenaga kerja yang handal dan berkualitas. Membantu insan insan muda untuk dapat menjadi individu yang mandiri yang siap dalam dunia kerja di era modern ini.

Ketua KA-LPK Papua,Jumi Wiyono, kepada wartawan usai meninjau sarana dan prasarana LPK-YETC mengatakan bahwa secara keseluruhan saran dan prasarana pendukung pelatihan dinilai sudah sangat memadai.

“Sangat luar biasa, kami sudah melihat semua, sangat mendukung pelatihan karena di Timika ini perusahaan perusahaan industri membutuhkan tenaga kerja. Sehingga sangat cocok dan sangat sesuai apabila di Timika ini berdiri lembaga lembaga pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri seperti operator alat berat dan lain-lain,” Kata Jumi.

Pengelolaan adminstrasi lembaga juga dinilai telah berjalan baik, tinggal beberapa hal lain berhubungan dengan administrasi yang belum dilengkapi agar segera dilengkapi sehingga di tahun 2023 lembaga ini sudah bisa terakreditasi.

“Administrasinya sudah bagus tinggal ada pembinaan pembinaan supaya nanti siap akreditasi. Semoga apa yang kami lihat hari ini, apa yang kami sarankan dan rekomendasikan untuk kesiapan lembaga ini untuk mengajukan akreditasi di tahun 2023 sukses.” Kata Jumi.

Ia menjelaskan bahwa KA-LPK Papua memiliki tugas melakukan pembinaan terhadap lembaga lembaga pelatihan di Papua sekaligus melaksanakan akreditasi dan menilai lembaga lembaga pelatihan yang ada di Papua ini susah sesuai dengan standar mutu yang telah ditetapkan dalam Peraturan Menaker Nomor 34 Tahun 2016 tentang Akreditasi Lembaga Pelatihan Kerja

“Tadi kami melihat sarana prasarana dan administrasi karena akreditasi itu harus memenuhi standar mutu. Mulai dari program pelatihannya menggunakan apa, standar yang digunakan oleh mereka, unit unit kompetensi apa yang mereka laksanakan pelatihannya.Kemudian dilihat lagi instrukturnya, Instrukturnya kompeten atau tidak. Sudah memiliki sertifikat sesuai dengan kompetensi atau tidak, kemudian ada uji kompetensinya, peserta didik ini dinilai penilaiannya seperti apa,”kata Jumi.

Kepala Bidang Tenaga Kerja Disnaker Provinsi Papua, Hans Himber, mengatakan dari segi peralatan untuk program pelatihan di LPK YETC sudah bagus dan sangat mendukung proses pelatihan pada lembaga tersebut.

Oleh karena ini dirinya mendorong agar LPK YETC segera mempersiapkan dan melengkapi persyaratan persyaratan administrasi lainnya sehingga lembaga tersebut secepatnya mendapatkan akreditasi dari KA-LPK Papua.

Disnaker Papua melalui Bidang Tenaga Kerja di tahun ini juga menyiapkan anggaran untuk memberikan pelatihan kepada putra-putri asli Papua untuk mengikuti pelatihan di lembaga latihan kerja di Papua.

Penanggung Jawab Lembaga Pelatihan Kerja Yaumapare Exellent Training Center (LPK-YETC)- Timika Ginanjar mengatakan pelatihan kerja yang dilaksanakan di LPK YETC sudah berlangsung dan saat ini sudah masuk angkatan ke enam.

Dari enam angkatan tersebut, tiga angkatan masih dalam proses pelatihan sementara tiga angkatan sudah selesai mengikuti proses pelatihan dan telah mengantongi sertifikat K3 umum dan sertifikat keahlian dan siap bekerja.

“Sampai September ini kami sudah enam angkatan dan sudah 130 siswa,” kata Ginanjar.

Adapun program yang pelatihan yang ada di LPK YETC adalah Bidang Operator Alat Berat dan Bidang Welder (juru las). Selain itu pihaknya juga secara mandiri membuka kelas untuk untuk program Pengawas Operasional Pertama, Pengawas Operasional Madya, Pengawas Operasional Utama dan beberapa program lainnya. .

Untuk masuk dan belajar di LPK YETC, bisa melalui dua jalur , jalur pertama melalui jalur sponsorship dan kedua melalui jalur mandiri atau komersil.

“Kalau Komersil mereka bayar sendiri dengan harga yang berbeda sesuai dengan bidang. Untuk jalur mandiri sampai sekarang masih buka . Kedua sponsorship, untuk sponsorship kedepan kami bisa bekerjasama dengan pemerintah baik di Mimika maupun di Kabupaten lain dan juga perusahan perusahan swasta yang memberikan beasiswa.Kalau mereka membutuhkan pelatihan industri mereka bisa datang ke tempat ini,” kata Ginanjar. (sel)

Administrator Timika Bisnis