Harga Cabai Kian Meroket, Warga Tetap Tak Bisa Lepas dari Sambal

MIMIKA,(timikabisnis.com) — Harga cabai di Pasar Sentral Timika, Kabupaten Mimika, terus meroket dalam sepekan terakhir. Dari sebelumnya berada di kisaran Rp50.000–60.000 per kilogram, kini harganya menembus Rp80.000 per kilogram.

Pantauan media pada Selasa (24/2/2026) di Pasar Sentral Timika, tiga pedagang yakni Ny. Sadaria, Ny. Asri, dan Najir, menjual cabai dengan harga seragam Rp80.000 per kg. Mereka mengaku kenaikan harga sudah terjadi sekitar satu minggu terakhir.

“Kenaikan harga cabai ini sudah berlangsung sekitar satu minggu terakhir,” ujar para pedagang tersebut.

Selain cabai, sejumlah komoditas lain juga dijual dengan harga relatif tinggi. Bawang merah dipatok Rp60.000 per kg oleh Ny. Sadaria dan Ny. Asri, sementara Najir menjualnya denngan harag Rp65.000 per kg. Untuk bawang putih, ketiganya menetapkan harga Rp60.000 per kg.

Sementara itu, harga tomat berada di kisaran Rp30.000–35.000 per kg. Wortel dan kentang juga dijual pada rentang harga yang sama, yakni Rp30.000–35.000 per kg.

Seorang pembeli yang enggan disebutkan namanya mengaku kenaikan harga cabai cukup memberatkan.

Meski demikian, ia tetap membelinya karena cabai menjadi bahan utama dalam pembuatan sambal yang sulit dipisahkan dari menu sehari-hari.

“Mau tidak beli cabai, tapi makan tanpa sambal rasanya seperti ada yang kurang,” ujarnya.

Kenaikan harga cabai ini pun dikeluhkan warga karena komoditas tersebut menjadi kebutuhan penting rumah tangga, terutama sebagai pelengkap hidangan di meja makan. (Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *