Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Yoga Cahya Prasetya memukul gong menandai dibukanya kegiatan Pembukaan Penataran Pelatih Pencak silat Ajaran, Wasit dan Juri PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) cabang Timika bertempat di Pendopo Makodim 1710/Mimika di Jalan Agimuga mile, 32 Distrik Kuala Kencana, kabupaten Mimika, Jumat (21/01/2022)./Foto : Istimewa
Timika, (timikabisnis.com) – Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Yoga Cahya Prasetya pimpin kegiatan Pembukaan Penataran Pelatih Pencak silat Ajaran, Wasit dan Juri PSHT (Persaudaraan Setia Hati Terate) cabang Timika bertempat di Pendopo Makodim 1710/Mimika di Jalan Agimuga mile, 32 Distrik Kuala Kencana, kabupaten Mimika, Jumat (21/01/2022).
Sebagaiman rillis yang diterima timikabisnis.com, Jumat (21/1/2022), menyebutkan, kegiatan yang direncanakan berlangsung selama tiga hari ini mengambil tema “Menempa Seni, Mengolah Beladiri, Melestarikan Warisan Budaya Dunia”, turut dihadiri oleh Melky. R.Ndiy selaku Ketua cabang PSHT pusat Madiun cabang Timika), Suwito selaku Ketua dewan cabang PSHT PUSAT MADIUN cabang Timika Dan Kordinator Penataran Pelatih Pencak Silat Ajaran dan Wasit Juri PSHT Pusat Madiun, Rianto yang juga pelatih Pencak Silat Ajaran PSHT Pusat Madiun, Heri Handoko Pelatih Wasit Juri PSHT Pusat Madiun,serta dihadiri sekitar 160 orang perwakilan warga PSHT.
Dalam sambutanya, Komandan Kodim 1710/Mimika, Letkol Inf. Yoga Cahya Prasetya, mengajak para peserta untuk senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa sehingga penyelenggaraan penataran pelatih pencak silat ajaran dan wasit juri PSHT cabang Timika-pusat Madiun dalam keadaan sehat walafiat.
Melalui kegiatan ini, Dandim Yoga menyampaikan bahwa maksud dari kegiatan ini adalah untuk menyamakan persepsi tentang gerakan-gerakan yang diajarkan oleh pelatih maupun penilaian oleh wasit juri di seluruh Indonesia serta mencari pelatih dan wasit juri yang ada di SH terate itu sendiri.
“Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kuwalitas dan kompetensi pelatih Pencak Silat ajaran PSHT serta meningkatkan pengetahuan dan kompetensi wasit juri sehingga tercapailah tujuan yang diharapkan yaitu semua pelatih serta wasit juri harus bersertifikat,”kata Dandim.
Diakhir sambutan, Dandim mengajak kepada para peserta penataran agar serius dan pahami semua yang di sampaikan dalam pelaksanaan penataran ini, sehingga dapat memperoleh hasil yang maksimal dari penyelenggaraan kegiatan ini. (*opa)
