TIMIKA (timikabisnis.com) – Berada di pertengahan tahun 2021 kasus covid-19 masih dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Mimika, pasalnya masih ada kasus kematian akibat covid-19 dari bulan Januari hingga Mei 2021.
Menurut data Dinas Kesehatan (Dinkes) Mimika, jumlah angka kematian akibat covid-19 dari awal Januari hingga pertengahan tahun 2021 di bulan Mei ini terjadi penambahan kasus sebanyak 18, dan jika dijumlahkan dengan kasus tahun lalu, sejak tanggal 25 Maret sampai tanggal 31 Desember 2020 ada 36 kasus, berarti jumlah total keseluruhan kasus ada 54.
“Ini artinya apa, sebenarnya tidak terjadi perubahan apa-apa untuk kasus covid-19. Kasus covid-19 yang beresiko tinggi kematian adalah mereka yang komorbid” ucap Reynold Ubra, Kepala Dinkes Mimika, Jumat (4/6).
Resiko tinggi kematian pada komorbid terjadi pada kelompok usia diatas rata-rata 50 tahun, artinya bahwa penularan di dalam rumah itu masih terjadi.
“Artinya orang tua yang punya komorbid tinggal bersama orang muda yang tidak patuh terhadap protokol kesehatan” ucapnya.
Menurut Dinkes dari 36 kasus kematian di tahun 2020, kasus kematian terjadi rata-rata 4 kasus setiap bulan dan di tahun 2021 dari Januari hingga Mei terjadi 5 kasus setiap bulan.
“Jadi artinya pertama protokol kesehatan itu penting, yang kedua tinggal dirumah itu penting, yang ketiga hari ini semua penduduk di Mimika saya sarankan untuk secara rutin melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan manapun” terangnya.
Ia menyarankan masyarakat agar rajin memeriksakan diri dan mengecek tekanan darah, orang hipertensi itu rentan sebab covid jika terjadi kekentalan darah itu rentan. Darah yang kental pompa jantungnya pasti bermasalah.
Selain pemeriksaan kesehatan, ia juga menghimbau masyarakat agar tidak menyepelehkan batuk pilek. Sebab batuk pilek sebelum dan sesudah adanya covid-19 itu berbeda.
“Semua orang yang batuk pilek punya riwayat deman biar siapapun dia tetap kita curiga bahwa dia suspek covid-19. Kita beranggapan itu biasa-biasa padahal Influenza-Like Iliness (ILI) itu tanda awal bahwa kemungkinan orang itu covid-19” jelasnya.
Protokol kesehatan itu sangat penting dalam menjaga diri dari penularan covid-19, selain itu pola hidup sehat juga harus dijaga, jika sakit disarankan istirahat yang cukup dan berobat ke dokter, rajin mencuci tangan, dan olah raga teratur. (yun)

