TIMIKA (timikabisnis.com) – Pagelaran Pesparawi XIII se tanah Papua tahun 2021 sudah sampai pada tahap satu manajemen.
“Maksudnya satu manajemen adalah semua bidang harus dikoordinir dengan tim kiper, supaya dapat saling mengingatkan satu sama lain” ucap Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika sekaligus ketua Panitia Pesparawi, Jumat (4/6).
Rencananya bulan Juni ini akan dilakukan pelatihan LO, dan tanggal 9 September 2021 merupakan pertemuan terakhir teknical meeting sePapua.
Untuk data kepesertaan diharapkan semuanya sudah rampung, hanya saja menjadi kendala saat ini adalah semua daerah masih gonta-ganti pasangan pemain/penyanyi atau peserta.
Di Kabupaten Asmat dan Kabupaten Biak jumlah pesertanya yang datang paling maksimal sebanyak 270, dan Kabupaten Mapi yang paling sedikit sekitar 47 peserta.
Dari 29 kabupaten yang mengikuti Pesparawi hanya 23 kabupaten saja yang sudah siap, karena 6 kabupaten yang ada di pegunungan sudah mengundurkan diri.
“Kita berharap data peserta semua sudah ok, kemudian tanggal 9-10 Agustus mereka sudah ada di Timika” terangnya.
Panitia Pesparawi juga menggunakan sistem digitalisasi untuk menunjang pagelaran ini, mulai dari pendaftaran peserta hingga kelengkapan data kepesertaan diisi secara online didalam sistem yang sudah disediakan oleh panitia.
Untuk pendaftaran hanya sampai bulan Agustus saja, lewat dari bulan itu tidak ada lagi pendaftaran baru. Karena bulan September dan Oktober merupakan persiapan finalisasi.
“Kita perkiraan maksimal peserta berjumlah 2500, tetapi kita belum tau kabupaten-kabupaten mana yang membawa pesertanya maksimal” tutupnya. (yun)

