Timika (timikabisnis) – Perencanaan pembangunan distrik, kampung dan kelurahan atas usulan dari masyarakat sebagai pemangku kepentingan. Jangan perencanaan program itu datang karena keinginan kelompok atau pribadi yang ada di DistriK Tembagapura.
Peringatan tersebut disampaikan Asisten I Bidang Pemerintahan Setda Mimika, Yulianus Sasarari mewakili Bupati pada kegiatan Musrembang Distrik Tembagapura yang berlangsung di aula Hotel Grand Tembaga, Kamis (18/3).
Program perencanaan juga harus mengacu pada tema pembangunan tahun ini yang menitiberatkan pada perbaikan ekonomi demi kesejahteraanasyarakat.
Untuk itu Sasarari meminta aparat distrik bersama kepala kampung dan kelurahan bersama tim asistensi dari Bappeda Mimika dapat menyusun program rencana yang benar- benar untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat.
Kemudian penyusunan rencana jangan tumpang tindih dengan rencana dana desa (DD). Jangan sampai ada program yang sama dibiayai oleh dua anggaran dari dana desa (DD) dan dana APBD. Kama itu dalam penyusunan harus jeli, akurat serta tidak tumpang tindih. Kepala Distrik, asistensi dari Bappeda harus awasi dengan baik forum ini sehingga melahirkan program yang bermutu untuk kesejahteraan masyarakat.
Kepada para aparat kampung dan kelurahan di distrik Tembagapura dapat mengusulkan program prioritas yang akan dibangun di kampung dan kelurahan untuk kepentingan dan kebutuhan masyarakat kampung dan kelurahan.
Sementara Kepala Distrik Tembagapura, Thobias Yawame, SIP mengatakan pihaknya dapat menyusun program sesuai denga amanat UU Perencanaan Nasional yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat banyak.
Dalam musrembang kali ini phaknya buat di Timika karena di Tembagapura kasus covid 19 naik terus.
Thobias menuturkan kali ini semua aparat kampung dan kelurahan serta perwakilan tokoh-tokoh dari semua kampung hadir. Apa yang disampaikan Pak Asisten I berkaitan dengan usulan program dari bawah sangat diperhatikan oleh pihak distrik.
Diujung kegiatan ada sesi untuk mengecek kembali semua program dari semua kampung. Dengan harapan tidak tumpang tindih dengan program dana desa (DD). Usulan dalam perencanaan benar-benar program prioritas dari masing-masing kampung dan kelurahan. (tim)

