Timika (timikabisnis) – Kepala Distrik Tembagapura Thobias Yawame, SIP meminta OPD di lingkup Pemkab Mimika harus terbuka dan buka diri dengan PT Freeport Indonesia jika hendak mengerjakan pekerjaan proyek di wilayah Distrik Tembagapura.
Thobias memberi contoh jika OPD ada pekerjaan jembatan penghubung tapi anggaran hanya Rp 1 miliar, OPD bertemu Manajemen PTFI dan mengatakan akan bangun jembatan tapi anggaran hanya 1 M apakah PTFI bisa diajak kerjasama, dia yakin PTFI mau bantu untuk pembangunan.
Di Tembagapura kata Thobias ada banyak program yang harus dibangun seperti sarana pendidikan, kesehatan, ekonomi kerakyatan, air bersih, listrik. Program ini kata Thobias setiap OPD bisa bangun komunikasi dan buka diri dengan PTFI. Jika usulan ini jalan maka Distrik Tembagapura cepat dibangun dengan bantuan program dari PTFI.
Distrik Tembagapura adalah distrik yang berada tepat di area konsesi Freeport Indonesia (PTFI) untuk itu program apa saja bisa didiskusikan dengan PTFI.
Pemkab Mimika bisa mengundang Freeport bahas soal program pembangunan setiap tahun, lebih-lebih bagi distrik yang ada di wilayah area pertambangan PTFI. PTFI jika program pasti akan disambut baik dan mereka mau terlibat secara langsung.
Contoh tahun ini dengan fokus pada tema pemberdayaan ekonomi dengan titikberat pada kesejahteraan masyarakat dirinya yakin.PTFI pasti setuju dan mau ikut bersama dalam program ini terlebih bagi daerah yAng masuk dalam wilayah konsesi tambangnya.
Thobias menuturkan program bagi warga Banti I,Banti II, Opitawak untuk rehab rumah, air bersih, listrik, fasilitas sekolah, Pusat kesehatan pasti PTFI mau turut serta dalam kegiatan ini. (tim)

