Timika (timika bisnis) – Berdasarkan data Tim Gugus Tugas Covid-19 Mimika, pada 31 Agustus, kumulatif kasus konfirmasi di Mimika masih 773, lalu dalam waktu 10 hari yakni tepat pada 10 September melonjak tinggi hingga 936 kasus pada 10 September 2020.
Artinya, dalam 10 hari terakhir September telah ditemukan sebanyak 163 kasus baru. Lonjakan tambahan kasus konfirmasi, mulai terlihat pada 2 dan 4 September yaitu, 23 kasus. Pada 9 September kembali dilaporkan tambahan 22 kasus. Puncaknya, pada Kamis (10/09/2020), terjadi tambahan 39 kasus.
Dan hanya dalam sepekan terakhir yakni minggu kedua September, sebanyak tiga orang probable, yang dulu disebut PDP meninggal dunia. Seorang pobable meninggal pada 7 September, dua lagi dilaporkan meninggal 10 September.
Sementara seorang pasien terkonfirmasi covid-19 meninggal dunia pada 3 September lalu. Pasien tersebut tinggal di Kampung Nawaripi, Distrik Wania.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika, Reynold ubraS, SST MEpid mengatakan saat ini Mimika dalam masa new normal dengan mengandalkan penerapan protokol kesehatan sebagai upaya pencegahan penularan. Tapi dengan lonjakan kasus, bisa menjadi sinyalemen, penerapan protokol kesehatan belum massif dan efektif.
Kasus Covid 19 naik di Portsite, Amamapare, Distrik Mimika Timur Jauh, Distrik Wania, klaster baru dalam kota yakni Klaster BUMN ada dua dengan kasus diatas 20 kasus. Kasus bertambah jadi penerapan protocol kesehatan harus diperketat.
“Menurut analisa kami, September ini kasus dia naik, tapi kemungkinan satu dua minggu ke depan akan turun. Bisa saja nanti naik di Desember, ada kemungkinan Natal nanti ada puncak kasus,” kata Kepala Dinas Kesehatan Mimika, Reynold Ubra. (don)

