Melalui RDP, Komisi III DPRK Mimika Harap Pelayanan Tetap Diutamakan, Persoalan Internal Puskesmas Tapormai Diselesaikan Secara Bijak

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika berharap pelayanan kesehatan kepada masyarakat tetap menjadi prioritas utama di tengah adanya persoalan internal yang terjadi di Puskesmas Tapormai.

Harapan tersebut disampaikan dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) yang digelar di Ruang Rapat Serbaguna DPRK Mimika, Rabu (10/6/2026).

RDP dipimpin Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, didampingi Wakil Ketua Komisi III Aldof Omaleng, Sekretaris Komisi III Herman Tangke Pare, serta anggota Komisi III lainnya, yakni Yan Peterson Laly, Rampeani Rachman, Benyamin Sarira, Federina Matirani, Dominggus Kapiyau, dan Elias Mirip. Dari pihak Puskesmas Tapormai hadir Kepala Puskesmas Tapormai, Reimundus Kotouki bersama jajaran, serta Organisasi kepemudaan.

Ketua Komisi III DPRK Mimika, Herman Gafur, mengatakan pemerintah harus memastikan pelayanan kesehatan dasar tetap berjalan optimal dan tidak terganggu oleh persoalan internal yang terjadi di lingkungan fasilitas kesehatan.

“Jangan sampai ada kekosongan tenaga medis di sana. Kami menitikberatkan bahwa pemerintah harus hadir dalam setiap aspek kehidupan masyarakat, khususnya yang berkaitan dengan pelayanan dasar,” ujarnya.

Menurut Herman, setelah mendengarkan penjelasan Pihak Puskesmas Tapormai, persoalan yang berkembang lebih banyak dipicu oleh miskomunikasi internal. Karena itu, Komisi III mendorong agar permasalahan tersebut diselesaikan melalui komunikasi dan musyawarah.

“Terkait keluhan yang disampaikan, sebenarnya lebih kepada miskomunikasi secara internal. Kami sudah memberikan solusi dan pada prinsipnya menjalankan fungsi pengawasan untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Sebagai mitra kerja pemerintah, khusus di bidang kesehatan, lanjut Herman, Komisi III berkepentingan memastikan seluruh layanan kesehatan tetap berjalan dengan baik dan masyarakat tidak dirugikan akibat persoalan internal.

“Kami berharap mereka kembali duduk bersama dan menyelesaikan persoalan yang ada. Jangan sampai masalah internal membuat pelayanan kepada masyarakat menjadi korban,” tegasnya.

Sementara itu, Kepala Puskesmas Tapormai, Reimundus Kotouki, menyambut baik hasil RDP yang telah menghasilkan sejumlah kesepahaman untuk perbaikan pelayanan ke depan.

“Dari hasil RDP tadi kami sudah sepakat bahwa perlu ada perbaikan ke depan agar pelayanan bisa berjalan lebih baik,” ujarnya.

Ia mengakui terdapat beberapa persoalan internal yang sempat muncul, namun sebagian besar telah dibahas dan diselesaikan dalam forum tersebut. Adapun langkah-langkah lanjutan akan ditindaklanjuti secara internal.

“Memang ada beberapa persoalan, tetapi sudah kami selesaikan dalam RDP tadi. Tinggal tindak lanjut dan jalan keluarnya akan kami selesaikan secara internal,” katanya.

Reimundus menambahkan bahwa persoalan yang berkembang hingga dibawa ke DPRK melalui Komisi III pada dasarnya berawal dari miskomunikasi internal. Oleh karena itu, pihaknya berkomitmen memperbaiki koordinasi dan komunikasi di lingkungan kerja agar kejadian serupa tidak terulang.

“Saya berharap ke depan persoalan seperti ini tidak terjadi lagi sehingga pelayanan kepada masyarakat dapat berjalan dengan lebih baik,” pungkasnya.(Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *