Isu Layanan MBG Terhenti, Satgas Mimika Bakal Lakukan Evaluasi

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Satuan Tugas (Satgas) MBG Kabupaten Mimika akan melakukan evaluasi menyusul kabar terhentinya sejumlah layanan MBG di wilayah tersebut.

Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, mengatakan pihaknya hingga kini masih mengumpulkan informasi akurat sebelum mengambil kesimpulan terkait isu tersebut. Ia menegaskan, pemerintah daerah tidak ingin terburu-buru menyikapi informasi yang belum terverifikasi di lapangan.

Pernyataan itu disampaikan Emanuel usai memimpin apel gabungan, Senin (13/4/2026). Menurutnya, informasi awal mengenai penghentian layanan justru diperoleh dari pemberitaan media.

“Saya tidak bisa langsung memberi komentar sebelum melihat kondisi sebenarnya di lapangan,” ujarnya.

Untuk memastikan kebenaran informasi tersebut,kata Dia, Satgas MBG dalam waktu dekat akan menggelar rapat koordinasi bersama jajaran terkait, termasuk para asisten dan pelaksana teknis.

Rapat tersebut bertujuan mengidentifikasi penyebab terhentinya layanan, apakah dipicu oleh kendala internal seperti operasional dan sumber daya manusia, atau faktor lain yang lebih luas dan bersifat sistemik.

Selain itu, ia mengatakan, Satgas juga akan melakukan pendataan ulang terhadap seluruh titik layanan SPPG yang tercatat sebanyak 18 lokasi.

Pendataan ini dinilai penting untuk mengetahui sebaran wilayah serta kondisi terkini di masing-masing titik layanan.

Emanuel menegaskan bahwa keputusan lanjutan akan diambil setelah hasil evaluasi lapangan diperoleh secara menyeluruh guna menghindari kesimpulan yang prematur.

“Kita harus melihat langsung kondisi di lapangan sebelum menyimpulkan, apakah ini hanya faktor internal atau ada persoalan umum. Semua harus dipastikan,” tegasnya.

Ia menargetkan proses evaluasi mulai berjalan dalam minggu ini, sehingga penanganan terhadap persoalan layanan MBG dapat dilakukan secara tepat dan tidak berdampak luas bagi masyarakat.(Liddya Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *