Timika (Timikabisnis) – Pengerjaan median Jalan Budi Utomo (Timika Indah – Diana Super Market) menuai Komplein dari masyarakat pengguna jalan.
Hal ini juga menjadi perhatian dari Komisi C Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika yang membawahi OPD Teknis terkait.
Ketua komisi C, Aloisius Paerong turut mempertanyakan kajian pembuatan media jalan tersebut, karena dinilai tidak sebanding dengan volume kendaraan dan luas jalan di area tersebut.
“Ada temuan di lapangan seperti pengerjaan median jalan budi utomo, tepatnya di Timika Indah – depan Diana Super Market. Membuat median jalan itu harus dipastikan volume kendaraan seperti apa yang lewat di situ, kemudian luas jalan seperti apa,” ujar Aloisius Paerong pada wartawan saat ditemui di DPRD Mimika, Senin (11/9/2023).
“Karena median jalan itukan kita sudah tidak bisa mendahului kendaraan melalui jalur sebelah, gitu kan. Kita nanti akan tanya apa alasanya, kajiannya seperti apa, karena semua itu punya kajian,”ujarnya.
Dikatakan Aloisius, Rekayasa lalulintas itu dibuat berdasarkan kondisi lapangan, kemudian rekayasa itu, tentunya sesuai dengan aturan. Itu yang kita tanyakan.
“Karena sudah banyak masyarakat yang kompalin, termasuk satu arahnya, itu juga kita akan bicarakan ulang, dan apa alasanya membuat median jalan dengan lebar sekian gitu,” pungkasnya. (don)

