Reses, Banyak Usulan Yang Dititipkan Lewat Drs Leonardus Kocu

Timika (timikabisnis) – Reses Anggota DPRD Mimika Leonardus Kocu di daerah pemilihan III tepatnya di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Rabu (14/11) yang berlangsung di Aula Kelurahan Wonosari Jaya, banyak usulan warga soal ketimpangan-ketimpangan pembangunan yang terjadi di wilayah tersebut. Dalam sharing tersebut Drs Leonardus Kocu meminta ketua-ketua RT, tokoh agama, tokoh pemuda, silahkan sampaikan ke DPRD mengenai persoalan yang terjadi selama ini.

Ketua RT 11, Jamaluddin mengatakan, sesungguhnya di wilayah Kelurahan Wonosari Jaya ada banyak masalah yang belum tuntas sampai hari ini. Beberapa yang Jamaluddin sebutkan seperti jalan utama ke wilayah kelurahan harus diperbaiki kembali karena ada yang mulai berlubang. Jalan utama ini adalah jalan penghubung, ke RT-RT, sehingga harus bagus. Kemudian jalan lorong masuk ke RT-RT mestinya diperhatikan pemerintah karena itu jalur menuju pemukiman warga.

Wonosarijaya itu pintu masuk pertama jalur ekonomi sebelum masuk ke Kota Timika. Kemudian Wonosari Jaya saat ini tumbuh cukup pesat, baik perekonomian masyarakarat, pertumbuhan pemukiman baru, maupun pusat pelayanan masyarakat. Untuk itu pemerintah harus perhatikan pembangunan di Wonosari Jaya.

Kedua, kata Jamaluddin soal pasar yang sampai hari ini belum bisa digunakan karena pemilik lahan tidak izinkan pedagang masuk karena harus bayar dulu. Padahal sebelumnya pemerintah sudah bayar. Jika pemerintah sudah bayar, berarti semakin panjang barisan lahan yang sudah dibayar pemerintah tapi banguanannya tidak bisa dipakai karena salah bayar. “ Sebaiknya pemerintah selesaikan soal ini, baru warga pedagang boleh masuk pakai gedung pasar ini,” terang Jamaluddin.

Saat ini warga masih jualan di pinggir kiri-kanan jalan masuk utama ke Kelurahan Wonosari Jaya, Jalan in cukup ramai lalulintas kendaraan dan orang. Warga yang jual tidak aman dan tidak nyaman, potensi kecelakaan sangat tinggi , karena warga berjulan dipinggir jalan. Berkaitan ini Jamaluddin meminta Anggota DPRD Mimika, Drs Leonardus Kocu untuk membantu masyarakat dengan meminta Pemkab Mimika segera menyelesaikan persoalan dengan tuan tanah yang sebenarnya.

Jamaluddin mengharapkan DPRD dapat meminta pemerintah cepat tuntaskan masalah ini supaya para pedagang bisa berjualan di tempat yang lebih nyaman. Pemerintah dan DPRD dapat mencari sousi penyelesaian seperti apa sehingga pedagang tidak tunggu terlalu lama, dan berjualan di pinggir jalan dengan potensi ancaman yang sangat besar.

Menanggapi hal tersebut, Anggota DPRD Mimika, Drs Leonardus Kocu untuk jalan akan menjadi perhatian dirinya  agar jalan utama bisa ditingkatkan, karena ini akses utama warga. Dirinya akan berjuang di DPRD sebagai pokok pikiran (Pokir) dan tidak tumpang tindih dengan program OPD.

Reses kata Leonardus, secara harafiah artinya beristirahat. Dalam masa istirahat ini, Anggota DPRD turun ke daerah pemilihan masing-masing bertemu rakyat sekaligu menjaring aspirasi warga (konstituen) seperti apa. Apa yang warga usulkan warga, anggota DPRD catat semua satu persatu nanti dalam pembahasan program dengan OPD (pemerintah) usulan warga disampaikan dan dijadikan program dalam APBD.

Kemudian soal pasar, dirinya tidak hanya berjuang tapi terus bersuara terus menerus bahkan akan mencari solusi terbaik bersama OPD teknis agar agar masalah ini cepat selesai dan bapa mama para pedagang bisa gunakan pasar ini.

Pasar SP 4, jelas dia, pemilik lahan larang tidak boleh ada transaksi jula beli karena harus bayar lahan nya dulu. Sementara versi pemerintah ini sudah bayar. Jika demikian maka, terjadi salah bayar atau salah bayar ke pemilik yang tidak sah. Untuk itu pihaknya akan berusaha menengahi masalah ini ke OPD-OPD terkait . DPRD harus panggil dan duduk bersama dengan Dinas perumahan dan Pertanahan , Dinas perindustrian dan Perdagangan, Badan Keuangan, Inspektorat, Bappeda dan beberapa OPD untuk mencari solusi cepat. Sebab, dalam aturan pemerintah bahwa pemkab tidak boleh dua kali transaksi pada obyek yang sama. Jika itu terjadi akan ada temuan, sehingga dewan perlu cari jalan keluar bersama OPD terkait jika ada solusi. “ Saya akan terus kritisi soal-soal yang berkaitan dengan kepentingan masyarakat, serta mencari jalan bersama OPD dalam rangka soal ini cepat selesai dan pedagang tidak lagi jual di pinggir jala,” ujar Leonardus. (don)

Administrator Timika Bisnis