JAYAPURA, (timikabisnis.com)- Belajar kelistrikan tak hanya dilakukan di dalam kelas. Puluhan siswa Level Up Learning Center Jayapura mendapat kesempatan melihat langsung bagaimana PLN mengelola sistem kelistrikan, memberikan layanan kepada pelanggan, hingga memanfaatkan teknologi dalam mendukung transisi energi.
Kunjungan edukasi yang berlangsung di lingkungan PT PLN (Persero), Jumat (25/9), diikuti siswa program Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (MIPA). Dalam kegiatan tersebut, para siswa mendapat pemahaman mengenai proses bisnis PLN, aliran listrik hingga ke pelanggan, penggunaan aplikasi PLN Mobile, serta pentingnya keselamatan ketenagalistrikan.
Tak berhenti pada pemaparan materi, siswa juga diajak melihat langsung fasilitas kelistrikan. Mereka mengunjungi Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU) untuk mengenal perkembangan kendaraan listrik dan energi bersih, serta Command Center guna menyaksikan bagaimana PLN memantau kondisi kelistrikan dan menangani laporan masyarakat secara real-time.
Guru Pendamping Level Up Learning Center Jayapura, Abd. Azis Khouw (30), mengatakan kunjungan tersebut memberikan pengalaman baru bagi siswa karena mereka dapat melihat secara langsung penerapan teori yang selama ini dipelajari.
” Kami sangat mengapresiasi sambutan PLN. Kegiatannya terstruktur dan materinya mudah dipahami. Siswa tidak hanya belajar teori, tetapi juga dapat melihat langsung teknologi dan proses kerja PLN di lapangan,” ujar Azis.
Menurutnya, pengalaman tersebut diharapkan dapat memperluas wawasan siswa sekaligus mengenalkan peran penting PLN dalam mendukung kehidupan masyarakat di Tanah Papua.
General Manager PLN UIW Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, menambahkan bahwa PLN terbuka terhadap kegiatan edukasi bersama institusi pendidikan untuk memperkenalkan dunia ketenagalistrikan kepada generasi muda.
“Generasi muda adalah bagian penting dari masa depan. Karena itu, pemahaman tentang kelistrikan, layanan digital, keselamatan, dan transisi energi perlu terus dibangun agar mereka semakin peduli dan mampu berkontribusi bagi kemajuan Tanah Papua,” tutur Roberth.
Melalui kegiatan ini, PLN berharap edukasi kelistrikan dapat menjadi pengalaman pembelajaran yang aplikatif bagi para siswa. Selain memperkuat pengetahuan akademis, kegiatan tersebut juga mendorong tumbuhnya kesadaran terhadap keselamatan, teknologi, lingkungan, dan pemanfaatan energi bersih.
” Harapan kami kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya memperkuat literasi kelistrikan di kalangan generasi muda, sehingga mereka tidak hanya memiliki kemampuan akademis, tetapi juga memiliki kepedulian terhadap keselamatan, teknologi, lingkungan, dan pembangunan di Tanah Papua,” pungkas Roberth. (Lyddia Bahy

