PLN Dorong UMKM Nabire Naik Kelas Lewat Pelatihan Bisnis Rumahan

NABIRE, (timikabisnis.com)- PT PLN (Persero) terus memperkuat komitmennya dalam mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pemberdayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

Melalui Rumah BUMN Nabire, PLN menggelar Pelatihan Tentang Bisnis Rumahan yang Menjanjikan pada 15–19 Juni 2026 yang diikuti oleh 25 pelaku UMKM binaan.

Program ini menjadi bagian dari upaya PLN mendorong masyarakat agar mampu memanfaatkan peluang ekonomi seiring pesatnya perkembangan Nabire sebagai ibu kota Provinsi Papua Tengah.

Para peserta dibekali berbagai keterampilan praktis untuk mengembangkan usaha rumahan sehingga mampu bersaing dan tumbuh secara berkelanjutan.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Roberth Rumsaur, mengatakan bahwa kegiatan tersebut merupakan implementasi program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN yang tidak hanya menghadirkan manfaat melalui penyediaan listrik, tetapi juga mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan kapasitas pelaku usaha.

“PLN tidak cuma hadir membawa terang listrik ke rumah warga, tapi kami juga ingin jadi teman yang membantu ekonomi keluarga lewat pembinaan UMKM yang terus berkelanjutan. Semangat berwirausaha yang mulai tumbuh hari ini bisa terus menyala dan benar-benar membawa perubahan hidup yang lebih baik bagi lingkungan sekitar,” ucap Roberth melalui keterangan rilis, Selasa (30/6/2026).

Selama lima hari pelatihan, peserta mendapatkan materi yang komprehensif mulai dari strategi membangun usaha dengan modal terbatas, pengelolaan keuangan, pemasaran digital, hingga pemanfaatan sistem pembayaran digital QRIS.

Untuk memperkaya materi, Rumah BUMN Nabire menggandeng Bank Mandiri dalam pengenalan transaksi digital, STIE Pelita Harapan untuk edukasi pengelolaan keuangan, serta praktisi konten kreator yang membagikan strategi pemasaran melalui media sosial.

Selain itu, purnatugas Dinas Tenaga Kerja, Drs. H. Sukirman, turut hadir sebagai narasumber utama. Ia membagikan pengalaman dan strategi dalam membangun bisnis rumahan yang mampu berkembang menjadi sumber penghasilan keluarga.

Menurut Sukirman, perkembangan Nabire sebagai pusat pemerintahan provinsi membuka peluang yang semakin luas bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri.

Antusiasme peserta terlihat sepanjang kegiatan. Salah satunya datang dari Sri Mustiyani (50), pelaku UMKM binaan Rumah BUMN yang memproduksi noken Papua dan tas modern berbahan benang rajut.

Ia menilai pelatihan tersebut memberikan wawasan baru yang dapat diterapkan langsung dalam pengembangan usahanya, khususnya dalam aspek pemasaran, inovasi produk, dan strategi penjualan.

Sri juga berharap pendampingan yang dilakukan PLN dapat terus berlanjut, termasuk membuka akses pasar yang lebih luas bagi produk-produk UMKM lokal.

Menurutnya, salah satu peluang yang dapat dikembangkan adalah menghadirkan produk kerajinan khas Nabire di etalase hotel sebagai souvenir bagi para tamu.

“Kegiatan ini sangat memotivasi dan kami berterima kasih karena Rumah BUMN binaan PLN terus hadir memberikan dukungan nyata dari sisi strategi penjualan, pemasaran, hingga inovasi. Kami berharap sinergi ini terus berlanjut sehingga karya-karya UMKM lokal semakin dikenal dan memiliki pasar yang lebih luas,” tutur Sri. (Lyddia Bahy).

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *