Pdt. Lewi Sawor : Persoalan Miras, Stop Baku Tipu

Timika (timikabisnis) – Banyaknya persoalan yang terjadi akibat miras akhir-akhir ini, mendapat tanggapan dari ketua I bidang advokasi dan investigasi FKUB Kabupaten Mimika Pdt. Lewi Sawor.

Sering kita menyalahkan warga yang menjual Minuman Lokal (MILO), kita bisa simpulkan baik Milo maupun yang dijual di toko, namanya miras tetap miras, dampaknya pasti menyebabkan ketidaknyamanan di masyarakat, kata Pdt. Lewi yang juga sebagai ketua Klasis GKI Kabupaten Mimika ini.

Semua persoalan terjadi baik di Pomako, pemalangan di SP1 maupun di Timika, ini semua dampak dari minuman keras.

“Kita selalu salahkan orang yang minum, persoalannya bukan siapa yang minum tapi siapa yang menjual, jangan salahkan yang minum, tapi salahkan siapa yang produksi, siapa yang datangkan, siapa yang jual, adapun pajak untuk pemerintah tidak seberapa dengan dampak yang diakibatkan dari persoalan miras ini” kata Pdt.Lewi saat di wawancara wartawan di gedung MPCC, Rabu (24/3).

“Stop baku tipu, kalau pemerintah tetap mengijinkan penjualan miras, biar sudah bunuh kasi mati satu kali, percuma saja, selalu yang menjadi obyek pemabuk yang berkelahi, tetapi kita tidak melihat orang yang mendatangkan miras ini” kesal Pdt. Lewi.

Analisa saya sampai dunia kiamat persoalan miras ini tidak akan selesai, jangan selalu salahkan masyarakat kecil, orang berpendidikan pun juga peminum.

Jangankan orang papua, orang pendatangpun juga mata menyala kalau lihat minuman keras, katanya.

Orang yang mengeluarkan izin, orang yang berjualan miras ini adalah yang paling bertanggungjawab.

Akar masalah jangan lihat kebawah, tapi lihat keatas, hasilnya mereka nikmati tapi dampaknya masyarakat yang rasakan, tutup Pdt. Lewi. (don)

Administrator Timika Bisnis