Legislator Demokrat, Ancelina Beanal Berharap Sosialisasi KB Menyentuh Hingga ke Pegunungan

Anggota DPRD Mimika dari Komisi C, Ancelina Beanal/Foto : husyen opa

TIMIKA,(timikabisnis.com)  –  Legislator Partai Demokrat yang juga anggota Komisi C DPRD Mimika, Ancelina Beanal mengharapkan agar sosialisasi Keluarga Berencana (KB) dari Dinas Pemberdayaan Perempuan perlindungan  anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana ( DP3AP2KB) bisa menyentuh hingga wilayah pegunungan.

Harapan tersebut disampaikan Ancelina Beanal, saat melakukan kunjungan Kerja (Kunker) Komisi C ke Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, yang dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C Alousius Paerong  bersama dengan  anggota lainya, Miler kogoya, Aser Murib dan Yulian Salossa, pada Rabu (13/9).

Menurut Ancelina, untuk wilayah pegunungan KB masih sangat awam, masyarakat kurang begitu memahami soal KB, sehingga itu sering menjadi persoalan di dalam Keluarga.

“Masyarakat di sana (pegunungan) selalu berfikir jika banyak anak itu baik, dan mereka anggap dengan adanya KB ,pemerintah melarang mereka untuk memiliki anak, padahal tidak demikian, jadi saya harap OPD terkait bisa menyentuh kewilayah pedalaman, apabila, takut soal keamanan, bisa turun bersama dengan dewan, karena itu wilayah Dapil saya, dan disana juga ada pihak kemanan ”ucap Ancelina.

hal yang samapun disampaikan oleh Aloisius Paerong bahwa DP3AP2KB harus gencar dalam melakukan penyuluhan sebagai mana amanat Presiden RI soal revolusi mental.

Karena dengan adanya penyuluhan ataupun sosialisasi, diharapkan itu bisa  merubah pola pikir, dan kesadaran  bahwa program KB bukan, semata pemerintah melarang orang untuk masyarakat memiliki anak, tetapi bagaimana mengatur jarak kelahiran

“Jangan sampai para suami ingin memiliki anak yang banyak namun ditentang oleh istri, akhirnya jadilah keributan, nah inilah mengapa harus dipikirkan oleh dinas bagaiman agar masyarakat kita yang ada diwilayah pegunungan bisa memahami, bahwa pentingnya mengunakan KB,”cetusnya

Selain itu kata Alousius, bila angaranya terbatas maka OPD yang bersangkutan bisa segera mendorongnya ke APBD , agar anggaran tahun berikutnya bisa direalisasi

“Saya tidak setuju jika ibu kadis katakan tidak melakukan penyuluhan ke pedalaman karena tidak ada dana, ada dana Otsus, bisa gunakan itu,”cetusnya

Hal ini ia katakan, pasalnya  Hermalina W. Imbiri Kepala DP3AP2KB disela pertemuan dengan DPRD, mengatakan, jika untuk sosialisasi di wilayah pegunungan belum dijangkau, karena keterbatasan anggaran untuk biaya transportasi

“Dari 17 kegiatan, hampir semua sosialisasi, tetapi memang jujur untuk wilayah pegunungan kami tidak pernah turun kesana, karena butuh anggaran yang besar untuk menyewa pesawat, “jelas Hermalina

Sedangkan di wilayah kota DP3AP2KB terus gencar lakukan sosialisasi tentang kekerasan perempuan, dan stunting.

“Bahkan beberapa waktu lalu, kami melakukan pendapingan, atau penyuluhan bagi pasangan yang akan menikah, kamipun bekerja sama dengan KUA, bila ada pasangan yang mendaftarkan perkawinannya, itu langsung kami lakukan penyuluhan,”pungkasnya. (opa)

Administrator Timika Bisnis