Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Muhmmad Nurman S Karupukaro, Selasa (19/9/2023)/Foto : husyen opa
Timika, (timikabisnis.com) – Ketua Komisi B Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Mimika, Muhmmad Nurman S Karupukaro mengaku dengan kedatangan Menteri Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, salah satu tugasnya harus tahu apa kendala-kendala perputaran ekonomi di kabupaten Mimika.
“Saya pikir kehadiran manteri ini harus mencari tau apa kendala-kendala, apa yang membuat masyarakat cukup berat dalam perputaran ekonomi, mungkin transportasi sehingga terjadinya kemahalan,” ujar Ketua Komisi B DPRD Mimika, Muhammad Nurman S Karupukaro, saat ditemui di Hotel Horison Ultima, Jalan Hasanudin, Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua Tengah, Selasa (19/9/2023).
Jadi, diharapkan Nurman semoga dalam kunjungan menteri ini bisa melihat ke masyarakat yang sedang menantikan harga barang bisa menurun, yang mudah dijangkau oleh masyarakat kalangan bawa.
“Hasil pantauan di Pasar Sentra Menteri Zulkifli Hasan bahwa harga cukup stabil, itukan menurut manteri. Bagaimana menurut masyarakat khususnya kalangan bawa tentu memandang cukup berat,” tandasnya.
Diberitakan sebelumnya, Menteri Perdagangan Republik Indonesia, Zulkifli Hasan menyambangi Pasar Sentral Timika untuk menyapa masyarakat, serta memantau ketersediaan bahan pokok dan sarana-prasarana pendukung dan sempat membagikan kepada masyarakat Mimika pada, Selasa (19/09/2023).
“Kita lihat harga-harga di sini harganya bagus sekali, stabil. Barang banyak, karena suplainya banyak maka harga di sini termasuk yang murah. Tadi bawang Rp 35 ribu, cabe memang agak mahal, mungkin ambilnya dari jauh,” ujar Zulkifli kepada wartawan di Pasar Sentral Timika.
“Cabe di sini Rp 60 ribu sampai Rp 70 ribu, tapi kalau beras, minyak goreng, telur, ayam semua lengkap, harganya terjangkau dan stabil, sesuai dengan yang ditentukan pemerintah,” sambungnya. (opa)
