Kepala Distrik Mimika Timur, Yulianus Pinimet/Foto : husyen opa
Timika, (timikabisnis.com) – Kepala Distrik Mimika Timur (Miktim), Yulianus Pinimet mengeluhkan program yang diusulkan pada tahun 2021 lalu yang diperuntukkan untuk warga distrik Mimika Timur yaitu rumah layak huni tak diakomodir padahal sudah di usulkan dalam Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) tingkat distrik.
“Pada Musrenbang tingkat distrik tahun 2021 lalu kami sudah usulkan pembangunan rumah layak huni bagi warga tapi tidak diakomodir padahal itu program utama, karena itu pada Musrenbang tahun 2022 ini , kembali kami usulkan lagi,”keluh Yulianus Pinimet dihadapan anggota Komisi A DPRD Mimika saat menggelar Hearing dengan pemerintahan distrik Mimika Timur, Rabu (16/3/2022).
Dikatakan Yulianus Pinimet, bahwa program rumah layak bagi warga karena fakta dilapangan saat ini satu rumah ditempati huni hingga tiga Kepala Keluarga (KK).
“Usulan pembangunan rumah layak huni ini untuk Kampung Hiripau, Kaugupu dan Mapurjaya, tapi tidak membuahkan hasil atau sama sekali tidak terakomodi. Namun saya akan terus berjuang untuk program rumah bagi warga ini akan dijawab nantinya,”tegas Yulianus.
Rumah layak huni bagi warga saat ini menjadi hal yang paling prioritas, sehingga moho DPRD melalui Komisi A bisa memperjuangkan hal ini dalam pembahasan nantinya bersama Eksekutif.
“Walaupun belum membuahkan hasil, tapi tidak mengurangi semangat kami untuk tetap berjuang, untuk mengusulkan kembali pada Musrenbang tahun 2022 pada beberapa waktu lalu,”akunya.
Menanggapi aspirasi dan usulan dari warga distrik Mimika Timur, Ketua Komisi A DPRD Mimika, Daud Bunga,SH berjanji akan mendorong kepada pemerintah nantinya di APBD berikutnya, atau nantinya bisa berkomunikasi dengan anggota Dewan dari Dapil 6 agar program bisa dibantu melalui Pokok Pikiran (Pokir) dewan.
“Untuk kebutuhan rumah layak huni bagi warga itu hal urgent, jadi coba nanti kita perjuangkan kepada pemerintah agar bisa diakomodir secara bertahap,”janji Daud Bunga. (opa)
