Fraksi PDIP Desak OPD Harus Tancap Gas agar Serapan Anggaran Tak Jalan di Tempat

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Mimika mendesak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika untuk segera mempercepat pelaksanaan program dan kegiatan. Hal tersebut disampaikan menyusul realisasi penyerapan anggaran yang hingga kini baru mencapai 26,56 persen.

Ketua Fraksi PDIP DPRK Mimika, Adrian Andhika Thei, Rabu (23/7/2026), mengatakan seluruh OPD harus mampu menerjemahkan visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati Mimika, khususnya program pembangunan “Dari Kampung ke Kota”, ke dalam kerja nyata yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kami dari Fraksi PDI Perjuangan mendukung penuh apa yang telah disampaikan Wakil Bupati beberapa hari lalu agar OPD segera melaksanakan seluruh program dan kegiatan sehingga anggaran dapat terealisasi dengan baik sesuai visi dan misi Bupati dan Wakil Bupati,” ujar Adrian.

Menurutnya, Bupati dan Wakil Bupati telah memberikan arahan yang jelas kepada seluruh pimpinan OPD agar tidak lagi menunda pelaksanaan program. Karena itu, tidak ada alasan bagi perangkat daerah untuk bersikap pasif.

“OPD jangan duduk saja, terkesan terus menunggu. Kepala daerah dan Wakil Kepala Daerah memiliki tanggung jawab besar kepada masyarakat, sehingga seluruh OPD harus bergerak bersama mewujudkan pembangunan,” tegasnya.

Adrian menilai rendahnya serapan anggaran yang telah memasuki triwulan ketiga menjadi perhatian serius sekaligus sorotan publik. Padahal, kepala daerah telah memberikan kewenangan kepada masing-masing OPD untuk menjalankan program sesuai tugas dan fungsi.

“Faktanya, Bupati dan Wakil Bupati sudah menginstruksikan agar seluruh kegiatan segera dijalankan sehingga anggaran bisa terealisasi dengan baik. Saat ini serapan anggaran baru mencapai 26,56 persen. Tentu angka ini masih sangat minim,” katanya.

Ia berharap seluruh OPD tidak terlena dengan situasi yang santai, tetapi segera mempercepat pelaksanaan program agar serapan anggaran tidak terus berjalan di tempat.

Menurutnya, percepatan realisasi anggaran akan berdampak langsung pada percepatan pembangunan dan peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

“Program pembangunan dari kampung ke kota harus benar-benar diwujudkan. OPD harus mampu menerjemahkan visi dan misi kepala daerah ke dalam program yang nyata dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat,” tutup Adrian.

Secara terpisah, diberitakan sebelumnya, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Mimika bergerak lebih cepat dalam merealisasikan program dan meningkatkan penyerapan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Hal tersebut disampaikan Wakil Bupati Mimika,Emanuel Kemong, menyusul capaian serapan APBD Kabupaten Mimika yang hingga pertengahan Juli 2026 baru mencapai 26,56 persen.

Emanuel mengatakan, berdasarkan hasil evaluasi per 17 Juli 2026, realisasi penyerapan anggaran mengalami peningkatan dibandingkan pekan sebelumnya yang berada di angka 24,89 persen. Meski naik sekitar dua persen, menurutnya capaian tersebut masih belum maksimal sehingga perlu ada percepatan dari seluruh OPD.

“Sudah ada pergerakan dari setiap OPD, terlihat adanya peningkatan sekitar dua persen dari evaluasi sebelumnya. Namun, capaian ini masih belum maksimal sehingga perlu dilakukan percepatan,” ujar Emanuel, Senin (20/7/2026). (Anis Batalotak)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *