Dukung PPKM dan Terciptanya Kamtibmas, Kampung Nawaripi Terus Bangun Pos di Beberapa RT

Kepala Kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun saat diwawancarai sejumlah awak media di Posko PPKM di Depan Timika Mall Jalan Yos Sudarso,Senin (27/7)/Foto : husyen opa

TIMIKA,(timikabisnis.com) – Dalam rangka mendukung kebijakan pemerintah daerah dalam Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) serta meningkatkan kewaspadaan dalam menciptakan Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Kamtibmas), pemerintah kampung Nawaripi, Distrik Wania kembali membangun Pos pos di beberapa RT.

“Kami baru saja membangun sebuah Pos Satgas Covid-19 dan juga sekaligus Poskamling yang ada di depan Timika Mall tepatnya lorong masuk Jalan Anggrek wilayah RT 16, dan pos ini sudah rampung dikerjakan dengan menggunakan anggaran pencegahan Covid-19 dari Dana Desa. Hal ini semata mata demi mendukung program PPKM untuk memperudah anggota satgas Covid-19 dalam mejalankan tugas selama pemberlakuan PPKM diwilayah kampung Nawaripi,”tegas kepala  kampung Nawaripi, Norbertus Ditubun kepada wartawan saat ditemui di Pos RT 16 Lorong Anggrek, Senin (26/7).

Dijelaskan Norman, sebelumnya juga sudah membangun pos pos kamling di sejumlah lokasi yang masuk dalam wilayah Kampung Nawaripi dan bahkan Pos Peka atau Pos Induk saat ini sudah berjalan, dengan melibatkan anggota Kepolisian yang bertugas bersama Linmas dan Satgas Covid-19 dalam mendukung Kamtibmas dan PPKM.

“Selain Pos yang ada di Depan Timika Mall sudah rampung dan sudah digunakan, kedepan kami akan membangun lagi Pos persis di depan SPBU Nawaripi. Karena wilayah kampung Nawaripi sangat luas dengan 18 RT, sehingga kami terus mendorong agar situasi dan kamtibmas diwilayah kami terus aman dan nyaman bagi seluruh warganya,”katanya.

Ia mengaku, demi menciptakan dan memastikan bahwa Kampung Nawaripi dalam kondisi aman dan nyaman sudah meminta kepada semua ketua ketua RT untuk selalu mengawasi warganya, termasuk mengawasi warga baru yang baru masuk di wilayahnya.

“Saya tadi sudah memberikan ketegasan kepada 18 ketua RT untuk selalu mengawasi dan mendata warganya, kalau ada warga baru harus pastikan statusnya dan mengawasi pergerakannya. Saya tidak mau ada warga saya yang tidak jelas, karena itu semua warga yang menetap di wilayahnya KTP nya harus KTP Kampung Nawaripi,”tegas Norman. (opa)

Administrator Timika Bisnis