MIMIKA,(timikabisnis.com) – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Mimika mengirimkan empat pemain muda Usia 19 (U-19) asal kabupaten Mimika bergabung dengan Tim Sepakbola Banteng PDI-Perjuangan Papua Tengah yang akan dipersiapkan untuk mengikuti Turnamen Soekarno Cup di Jawa Timur sejak 10 hingga 24 Agustus 2026 mendatang.
Keempat pemain yang dikirim oleh DPC PDI Perjuangan melalui seleksi secara kontinyu masing-masing, Jack Koga, Musa Madai, Yendri Pangala dan Muhammad Fadil. Keempat pemain ini resmi bergabung dengan 21 pemain lainnya dibawah pelatih Kepala Kris Dogopia, dan dua asisten pelatih Moses Banggo,dan pelatih Kipoer Rijal dan dimanageri oleh Bupati Paniaai Yan Piet Nawipa dan akan melakukan Training Center (TC) di Jayapura sejak Selasa (21/7/2026).
Keempat pemain asal kabupaten Mimika tersebut bergabung dengan 21 pemain lainnya yang direkrut dari Nabire dan Jayapura serta beberapa kabupaten lainnya di Papua Tengah.
Tim Sepakbola Banteng Papua Tengah akan menjalani TC selama dua minggu di Jayapura dan akan terbang ke Surabaya pada tanggal 8 Agustus 2026.
Turnamen Sepakbila Soekarno Cup U-17 2026 dengan jumlah keseluruhan 400 pemain dan akan diikuti oleh 16 Provinsi dari seluruh tim DPD PDI Perjuangan dan Jawa Timur sebagai tuan rumah, dan ajang bergengsi yang mempertemukan para talenta muda dari 16 provinsi untuk memperebutkan prestasi sekaligus membuka jalan menuju level sepak bola yang lebih tinggi.
Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika, Adrian Andhika Thie kepada wartawan di Timika pada, Rabu (23/7/2026) mengakui empat pemain asal kabupaten Mimika telah bergabung bersama tim Banteng Papua Tengah yang tengah melakukan training Center di Jayapura.
“Empat pemain yang DPC kirimkan ini semoga menjadi acuan agar kedepan lebih banyak pemain muda yang dari kabupaten Mimika untuk berkompetisi diajang turnamen seperti Kompetisi Sepakbola Soekarno Cup tahun 2026. Ini langkah awal yang baik, karena penyelenggaraan Piala Seokarno Cup ini rutin dilakukan setiap tahun,”tegas Adrian Andhika Thie.
Adrian menambahkan, bahwa DPC PDI Perjuangan Mimika berharap dengan dikirimnya empat pemain dari Mimika memperkuat Tim Sepakbola Banteng Papua Tengah, dapat mengharumkan nama kabupaten Mimika pada ajang yang diselenggarakan setiap tahun.
“Tujuan dilaksanakannya Soekarno Cup 2026 untuk melahirkan bibit-bibit sepakbola Mimika di seluruh tanah air, kebetulan DPC PDIP Mimika mengirimkan empat pemain untuk memperkuat tim Banteng Papua Tengah. Dan ini merupakan cikal bakal pembibitan melalui partai agar menjadi wadah dan mengayomi pemain muda untuk menjadi pemain sepakbola profesional,”sebutnya.
Dirinya berharap agar ditahun mendatang, lebih banyak pemain asal kabupaten Mimika yang direkrut untuk membela Banteng Papua Tengah, karena Piala Soekarno U-17 ini diikuti oleh 16 DPD PDI Perjuangan tingkat Provinsi dan tahun ini, Jawa Timur menjadi tuan rumah.
Adrian mengaku, pelaksanaan Soekarno Cup Tahun 2026 ketua Panitianya adalah Ketua DPP Bidang Kehormatan DPP PDI Perjuangan, Komarudin Watubun,SH akan melibatkan tim-tim dari beberapa provinsi memiliki tim yang baik seperti Jawa Timur, Bali, Sulawesi Utara, Sumatra dan juga diikuti oleh perwakilan dari Papua yaitu, Papua Raya dan Papua Tengah.
“Kami beri apresiasi kepada Ketua DPP PDIP Bidang Kehormatan Komarduin Watubun, Kepada Ketua DPD PDI Perjuangan Papua Tengah, Yuni Wonda dan manager Tim Banteng Papua Tengah Yan Piet Nawipa sekaligus manager Tim Banteng Papua Tengah. Yang telah mendukung penuh keikutsertaan tim sepakbola Banteng Papua Tengah,”katanya.
Diberitakan sebelumnya, Soekarno Cup merupakan turnamen sepak bola usia muda yang diselenggarakan secara berkala sebagai bagian dari upaya pembinaan pemain muda Indonesia. Setelah penyelenggaraan di Jakarta pada 2023 dan Bali pada 2025, edisi 2026 akan berlangsung pada 10-24 Agustus dengan pertandingan yang tersebar di Surabaya, Bangkalan, dan Gresik.
Ketua Panitia Nasional Soekarno Cup, Komarudin Watubun mengatakan, Soekarno Cup telah berkembang menjadi salah satu ajang yang konsisten digelar untuk mendukung terbentuknya ekosistem sepak bola usia muda nasional. (Ama)

