Bapemperda Serahkan Empat Raperda Inisiatif 2023 Untuk di Harmonisasi Sebelum Diparipurnakan

Ketua Bapemperda DPRD Mimika, H. Iwan Anwar didampingi sejumlah anggota lainnya menyerahkan empat Raperda inisiatif dewan kepada perwakilan OPD untuk di harmonisasi/Foto : husyen Opa

 

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Badan Pembentukan Peraturan Daerah  (Bapemperda) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Mimika menyerahkan secara resmi Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Inisiatif dewan tahun 2023 untuk dilakukan harmonisasi , dan selanjutnya dibawah ke Paripurna untuk dibahas dan ditetapkan sebagai sebuah Peraturan Daerah (Perda).

Penyerahan Raperda inisiatif dewan tahun 2023 yang terdiri dari, Raperda tentang Pelestarian dan Pengelolaan Cagar Budaya Kabupaten Mimika, Raperda tentan Pemekaran Kampung Kabupaten Mimika, Raperda tentan Perlindungan dan Pemberdayaan Perdagangan, Peternakan dan Perkebunan lokal dan Raperda tentang Penegembangan pembinaan, dan perlidnungan bahasa dan sastra Daerah kabupaten Mimika (Balai Bahasa), dilaksanakan usai menggelar pertemuan Bapemperda dengan  sejumlah OPD yang dilaksanakan di Ruang Serba Guna Kantor DPRD Mimika, Rabu (22/5/2024).

Rapat yang dipimpin Ketua Bapemperda DPRD Mimika, H. Iwan Anwar,SH,MH dan didampingi oleh Wakil Ketua Bapemperda, Marthinus Walilo dan anggota Bapemperda seperti, Reddy Wijaya, Yustinus Tenawe dan Kabag Persidangan dan Perundang undangan Setwan, Nasrum A,S,PD.

Sementara dari Perwakilan OPD dilingkup Pemkab Mimika dihadiri oleh Norawati Simanjuntak Kasubag Dokumentasi Hukum Bagian Hukum Setda Mimika, Santy Sondang dari Dinas Pariwisata Budaya Pemuda dan Olahraga, Besar Pigai Kabid Gakum dan Mike S Pabalik Sekretaris Satpol PP.

Ketua Bapemperda DPRD Mimika, H. Iwan Anwar SH,MH menyerahkan secara simbolis empat Raperda kepada OPD tehnis, untuk selanjutnya dilakukan harmonisasi dan bisa segera diparipurnakan di DPRD dan kemudian ditetapkan menjadi Peraturan Daerah.

Dalam pertemuan tersebut, Ketua Bapemperda DPRD Mimika, H. Iwan Anwar berharap kepada seluruh OPD tehnis yang berkaiatan dengan adanya Raperda Inisiatif dewan tahun 2023 untuk bisa segera melakukan harmonisasi dengan Bapemperda agar bisa segera didorong untuk di paripurna.

“Saya tekankan tadi dalam rapat pertemuan dengan sejumlah OPD  agar merespon dan segera melakukan harmonisasi sehingga raperda inisiatif tahun 2023 itu bisa segera didorong untuk di paripurnakan dan ditetapkan sehingga bisa menjadi Peraturan Daerah. Tadi kami telah serahkan empat raperda 2023 agar bisa segera ditindak lanjuti dengan melakukan harmonisasi,”tegas H. Iwan Anwar.

Selain empat Raperda inisiatif dewan tahun 2023 yang telah diserahkan, yang menjadi perhatian Bapemperda ialah, Perda inisiatif dewan yang sudah ditetapkan oleh DPRD Mimika pada tahun 2022 lalu hingga saat ini belum ada penomoran. Dampak dari belum adanya nomor registrasi sehingga perda tersebut belum bisa disosialisasikan apalagi diberlakukan.

Adapun tiga Perda 2022 yang belum ada penomoran registrasi diantaranya, Perda tentang Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat, Perda tentang Perlindungan Seni dan Budaya dan Perda tentang Perlindungan Tenaga Kerja Lokal.

“Saya baru tahu tadi dari hasil pertemuan bahwa ada tiga perda yang sudah pernah ditetapkan DPRD di tahun 2022 tapi sampai saat ini belum ada penomoran. Ini sangat disayangkan, kog dari tahun 2022 sampai tahun 2024 ini belum ada penomoran atau belum diregistrasi, kendala atau masalahnya dimana. Mohon ini menjadi atensi kepada Kabag Hukum Setda Mimika,”keluh H. Iwan Anwar.

Menurut H. Iwan Anwar Perda sudah ditetapkan tapi belum ada registrasi juga jadi masalah, lalu kami mau dan sedang diperjuangkan untuk raperda inisiatif 2023 dan 2024 yang sedang kita konsultasikan.

“Bagaimana mau dorong perda 2023 atau raperda yang baru tahun 2024 mau diperjuangkan sementara Perda yang sudah ditetapkan tahun 2022 saja belum ada penomorannya. Ini kan mubasir, perda sudah ada tapi belum ada penomor,”tanya H. Iwan Anwar.(opa)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *