Anak-anak Panti Asuhan Santa Susana Perlu Perhatian Pemda

Timika (timikabisnis) – Puluhan anak usia 1 hingga 12 tahun yang saat ini berada di Panti Asuhan Santa Susana SP 2, perlu mendapat perhatian serius dari Dinas Sosial Kabupaten Mimika.

Hal ini disampaikan Ketua Komisi C DPRD Mimika, Aloisius Paeorong bersama sejumlah anggota Komisi C DPRD Mimika saat melakukan kunjungan pengawasan ke Panti Asuhan Santo Susana SP 2, Senin (23/10).

Menurutnya, anak-anak yatim piatu yang berada di panti asuhan tersebut yang masih berusia belia, harus mendapat perhatian semua pihak, termasuk Pemda Mimika melalui OPD terkait. “Anak-anak ini perlu mendapat perhatian kita semua karena rata-rata mereka masih berusia belia,” katanya.

Komisi C DPRD Mimika berharap, Dinas Sosial sebagai OPD teknis dapat memberikan perhatian berupa bahan makanan dan kebutuhan lain secara rutin untuk memenuhi kebutuhan anak-anak di panti asuhan tersebut.

Sementara itu pembina pantu asuhan Santa Susana SP2, Ema mengatakan. anak-anak yang berada di panti asuhan tersebut berjumlah 91 orang, terdiri dari 60 persen anak yang berasal dari Yahukimo dan Intan Jaya, sisanya berasal dari Nduga dan Kabupaten Mimika. “ Dari jumlah itu, 36 anak perempuan dan 55 anak laki-laki,” katanya.

Ditempat tersebut, selain memberikan kebutuhan makan minum dan tempat tinggal, anak-anak tersebut juga di sekolahkan di PAUD dan SD di sekitar SP 2. “Dari jumlah itu, 75 anak kami sekolahkan,” katanya.

Selain kendala makan minum yang menjadi kebutuhan, ibu Ema juga mengeluhkan ditariknya bis sekolah yang sempat diberikan oleh DInas Perhubungan untuk membantu transportasi anak-anak ke sekolah. “Dulu waktu ibu Nela Kepala Dinas Perhubungan, kami dibantu bis eks PON untuk antar anak-anak ke sekolah. Tapi saat ibu diganti, bis sudah ditarik kembali, kami belum tau kenapa. Padahal bis itu sangat membantu transportasi anak-anak ke sekolah,” katanya.

Kendati demikian, pembina panti juga melaporkan banyak donatur yang memberikan bantuan seperti dari  Bupati dan Wakil Bupati Mimika, Ketua Bappeda Mimika dan anggota DPRD Mimika untuk menunjang kelancaran operasional panti asuhan.

Dalam kunjungan pengawasan ke Panti Asuhan Santa Susana. Komisi C DPRD Mimika mendapati pelaksanaan pembangunan asrama dua lantai yang sementara dibangun menggunakan dana APBD Provinsi Papua Tengah, namun tidak ditemukan papan nama proyek.

Selain itu, tim juga memantau pembangunan gedung sekretariat yang saat ini sedang dibangun menggunakan dana Pokir usulan Anggota DPRD Mimika Aloisius Paerong. (tim)

Administrator Timika Bisnis