MIMIKA,(timikabisnis.com) – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika terus memperkuat peran Forum Anak sebagai bagian dari upaya mewujudkan predikat Kabupaten Layak Anak (KLA).
Komitmen tersebut disampaikan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kabupaten Mimika, Johana Anatje Belandina Arwam, saat kegiatan Sosialisasi Pembentukan Forum Anak yang berlangsung di Hotel Kanguru, Jalan Cendrawasih, Mimika.
Johana menjelaskan bahwa pembentukan kepengurusan Forum Anak yang saat ini dilakukan bukan merupakan pembentukan pertama. Forum Anak Kabupaten Mimika telah terbentuk sejak beberapa tahun lalu, namun kepengurusannya perlu diperbarui secara berkala seiring anggota yang telah menyelesaikan pendidikan dan harus digantikan oleh generasi berikutnya.
Menurutnya, keberadaan Forum Anak menjadi salah satu unsur penting dalam pemenuhan indikator Kabupaten Layak Anak. Setelah kepengurusan baru terbentuk, para anggota akan menyusun program kerja yang nantinya dijalankan dengan pendampingan dari DP3AP2KB.
“Forum Anak merupakan salah satu syarat menuju Kabupaten Layak Anak. Setelah kepengurusan baru terbentuk, mereka akan menyusun program kerja sendiri. Tugas kami adalah mendampingi dan memperjuangkan agar mereka juga mendapatkan dukungan, termasuk dari sisi anggaran, sehingga program yang direncanakan dapat berjalan dengan baik,” ujar Johana, Rabu (3/6/2026).
Ia mengakui bahwa keterbatasan anggaran masih menjadi salah satu tantangan dalam mendukung berbagai kegiatan Forum Anak. Karena itu, pihaknya akan berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan instansi terkait guna memastikan dukungan pendanaan bagi pelaksanaan program-program yang dirancang oleh anak-anak.
Lebih lanjut, Johana menjelaskan bahwa untuk meraih predikat Kabupaten Layak Anak, pemerintah daerah harus memenuhi sejumlah indikator penting, antara lain kepemilikan akta kelahiran, akses pendidikan, pelayanan kesehatan, serta perlindungan dan keamanan anak.
Menurutnya, meskipun indikator yang harus dipenuhi tidak banyak, implementasinya memerlukan sinergi lintas organisasi perangkat daerah (OPD), termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Pendidikan, serta Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil.
“Kami optimistis target tersebut dapat dicapai apabila seluruh pihak berkolaborasi secara maksimal,” katanya.
Selain penguatan Forum Anak, Pemerintah Kabupaten Mimika juga terus melaksanakan berbagai kegiatan yang melibatkan anak-anak sebagai bentuk komitmen dalam menciptakan lingkungan yang aman, sehat, serta ramah bagi tumbuh kembang anak.
Langkah tersebut menjadi bagian dari upaya berkelanjutan untuk memenuhi seluruh indikator Kabupaten Layak Anak di Kabupaten Mimika. (Liddya Bahy)

