JAYAPURA,(timikabisnis.com) – Bulan suci Ramadan 1447 Hijriah menjadi momen penuh berkah bagi puluhan keluarga prasejahtera di Tanah Papua. PT PLN (Persero) melalui program Light Up The Dream (LUTD) menghadirkan sambungan listrik gratis bagi 35 keluarga kurang mampu sehingga mereka kini dapat menikmati listrik secara mandiri di rumah masing-masing.
Program yang mengusung tema “Nyalakan Energi Baru untuk Semangat Ramadan Penuh Keberkahan” ini merupakan wujud kepedulian insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu masyarakat yang selama ini belum memiliki akses listrik sendiri.
Salah satu penerima manfaat, Fitria Kmur (35), warga Kelurahan Tanjung Ria, Distrik Jayapura Utara, Kota Jayapura, tak kuasa menahan haru saat listrik di rumahnya akhirnya menyala. Selama hampir satu dekade, ia dan keluarganya harus bergantung pada sambungan listrik dari rumah kerabat.
“Sejak 2016 kami pindah dari Biak ke Jayapura dan tinggal di rumah ini tanpa listrik sendiri. Biasanya kami menyambung dari rumah adik di sebelah dan hanya dipakai untuk dua lampu saja. Puji Tuhan, sekarang kami sudah punya meteran sendiri. Kami sangat bersyukur karena akhirnya bisa menikmati listrik di rumah kami,” ungkap Fitria, Jumat (6/3/2026).
Ia menambahkan, dengan adanya listrik mandiri, keluarganya tidak lagi merasa khawatir saat menggunakan peralatan listrik sederhana di rumah.
“Kalau nanti ada rezeki dan bisa beli kipas angin, kami sudah bisa pasang di rumah karena sekarang punya listrik sendiri,” ujarnya.
Selain rumah tangga, bantuan pemasangan listrik gratis dengan daya 900 VA juga diberikan kepada Yayasan Hidayatullah di Kabupaten Manokwari, Papua Barat. Yayasan yang menaungi sekitar 80 siswa tersebut sebelumnya bergantung pada sambungan listrik dari rumah warga sekitar sejak berdiri pada tahun 2004.
Pengurus Yayasan Hidayatullah, Burhanuddin Ibnu, menyampaikan rasa terima kasih atas bantuan tersebut, terlebih karena diberikan pada momentum Ramadan yang penuh berkah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada PLN yang telah membantu yayasan kami. Di bulan suci ini kami akhirnya bisa menikmati listrik sendiri. Semoga Allah SWT melimpahkan berkat atas semua kebaikan dan kerja keras seluruh insan PLN,” katanya.
Sementara itu, General Manager PLN Unit Induk Wilayah Papua dan Papua Barat, Diksi Erfani Umar, menjelaskan bahwa program Light Up The Dream merupakan gerakan sosial yang telah berjalan sejak tahun 2020 sebagai bentuk kepedulian pegawai PLN kepada masyarakat.
“Program ini lahir dari rasa syukur insan PLN yang ingin berbagi kepada masyarakat yang membutuhkan. Kami berharap langkah kecil ini dapat memberikan dampak besar bagi para penerimanya,” ujar Diksi.
Ia menegaskan, PLN akan terus berkomitmen memberikan pelayanan kelistrikan terbaik sekaligus memperluas akses listrik melalui berbagai program sosial.
“Komitmen PLN untuk menghadirkan listrik bagi seluruh masyarakat akan terus kami maksimalkan, salah satunya dengan melanjutkan program Light Up The Dream secara berkelanjutan,” tuturnya.
Program ini juga sejalan dengan komitmen pemerintah untuk memastikan kehadiran negara di tengah masyarakat, termasuk di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).
Hingga Maret 2026, program Light Up The Dream di Tanah Papua telah membantu 2.996 rumah tangga prasejahtera mendapatkan sambungan listrik gratis.
Melalui inisiatif ini, kata Dia,PLN berharap semakin banyak masyarakat dapat merasakan manfaat listrik sebagai penunjang kehidupan dan aktivitas sehari-hari.(Liddya Bahy)

