Terkini, Harga Daging Babi di Mimika Turun, Stok Dipastikan Aman

MIMIKA,(timikabisnis.com) – Menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru (Nataru), harga daging babi di Kabupaten Mimika justru mengalami penurunan dan kini berada dalam kondisi stabil.

Kepala Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Mimika, Sabelina Fitriani, mengatakan harga daging babi saat ini berada di kisaran Rp150 ribu per kilogram, lebih rendah dibandingkan tahun lalu yang sempat menembus Rp250 ribu per kilogram.

Menurutnya, penurunan harga tersebut dipengaruhi oleh pulihnya populasi babi pascawabah African Swine Fever (ASF) yang sebelumnya melanda wilayah Mimika dan menyebabkan kelangkaan ternak.

“Jika dibandingkan tahun lalu, harga daging babi tahun ini mengalami penurunan. Saat ini sudah stabil di angka Rp150 ribu per kilogram,” ujarnya.

Ia menjelaskan, ketersediaan babi menjelang Nataru tahun ini tergolong aman. Dalam kondisi normal, pemotongan babi mencapai sekitar 16 ekor per hari, sementara pada momentum hari raya besar dapat meningkat hingga 100 ekor per hari.

Saat ini, populasi babi di Mimika telah mencapai sekitar 7.000 ekor, atau lebih dari 50 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Jumlah tersebut dinilai cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama perayaan Nataru.

Sabelina mengimbau para pedagang, peternak, dan pemotong babi agar tidak menaikkan harga secara sepihak, khususnya menjelang hari besar keagamaan.

“Jaga harga agar tetap stabil, bahkan jika perlu diturunkan. Hal ini penting agar tidak terjadi lonjakan harga seperti tahun-tahun sebelumnya yang dapat berdampak pada inflasi daerah,” tegasnya.

Ia berharap seluruh pihak dapat bekerja sama menjaga stabilitas harga dan pasokan daging babi demi kenyamanan masyarakat selama perayaan Natal dan Tahun Baru. (Lyddia Bahy)

Administrator Timika Bisnis

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *