MIMIKA, (timikabisnis.com)- Menjelang Hari Besar Keagamaan (HBKN), Pemerintah Kabupaten Mimika melalui Dinas Ketahanan Pangan menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) yang dilaksanakan di Graha Eme Neme Yauware, Timika, Jumat (13/2/2026).
Kegiatan ini dibuka oleh Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong, yang hadir didampingi Kepala Dinas Ketahanan Pangan Yulius Koga, Kepala Disperindag Petrus Pali Ambaa, Kepala Dinas Perikanan Anton Welerubun, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Mimika, Emanuel Kemong menyampaikan bahwa pelaksanaan Gerakan Pangan Murah merupakan tindak lanjut dari arahan Badan Pangan Nasional guna menjaga stabilitas pasokan dan harga bahan pokok menjelang perayaan hari besar keagamaan.
Ia menuturkan, periode tersebut biasanya diiringi peningkatan permintaan masyarakat yang berpotensi memicu kenaikan harga di pasaran.
Menurutnya, ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga mencakup keterjangkauan harga, kelancaran distribusi, serta stabilitas pasokan.
” Karena itu, pemerintah daerah berkomitmen untuk terus hadir memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi, terutama bagi kelompok berpenghasilan rendah,” ucapnya.
Ia juga mengapresiasi Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Mimika yang telah menjalin koordinasi dengan berbagai pihak sehingga kegiatan ini dapat terselenggara dengan baik.
Emanuel menyebut, melalui program ini, pemerintah ingin memastikan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan rumah tangga maupun keperluan sosial dan keagamaan tanpa harus terbebani lonjakan harga yang signifikan.
” Kami berharap GPM ini tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat,” harapnya.
Pemerintah daerah, lanjutnya, akan terus memantau perkembangan harga dan distribusi bahan pokok di pasar tradisional maupun modern serta mengambil langkah cepat jika terjadi gejolak harga yang tidak wajar.
Selain itu, masyarakat diimbau untuk berbelanja secara bijak dan tidak melakukan pembelian berlebihan atau panic buying.
Di samping itu, Emanuel mengatakan bahwa pemerintah daerah juga mendorong dukungan terhadap produk pangan lokal sebagai upaya memperkuat ketahanan pangan daerah.
” Dengan kita mendorong dukungan terhadap produk lokal kita turut ambil bagian dalam meningkatkan kesejahteraan petani dan pelaku usaha lokal di Kabupaten Mimika,” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Emanuel menegaskan bahwa stabilitas pangan merupakan tanggung jawab bersama dan dukungan seluruh elemen masyarakat.
” Pemerintah tidak dapat bekerja sendiri kalau tidak ada dukungan dari masyarakat. Oleh karena itu mari kita bergandengan tangan demi mewujudkan Mimika yang mandiri, sejahtera, dan berkeadilan,” tandasnya.
Usai membuka kegiatan, Wakil Bupati bersama para kepala OPD meninjau sejumlah stan yang menyediakan bahan pokok serta menyapa warga yang tengah mengantre untuk berbelanja. (Lyddia Bahy).

