Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE/Foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Pimpinan DPRD kabupaten Mimika berharap target yang diharapkan oleh pemerintah pusat melalui pemerintah kabupaten Mimika yang akan rampung semua kampung akan menikmati penerangan listrik di akhir tahun 2022, harus ada kerja sama dan saling mendukung antara pemerintah daerah dan pihak PLN.
“Prinsipnya Dewan sangat mendukung dengan program pemerintah daerah tentang listrik masuk ke semua kampung yang ada di kabupaten Mimika dapat rampung diakhir tahun 2022, hal ini sangat penting agar masyarakat dapat benar benar menikmati penerangan listrik. Namun untuk mencapai tujuan ini perlu adanya sinergitas dan saling mendukung baik pemerintah kampung, distrik dan pemerintah daerah dengan pihak PLN, sehingga benar benar apa yang ditargetkan dapat terlaksana, “tegas Wakil Ketua II DPRD Mimika, Yohanis Felix Helyanan,SE kepada wartawan diruang kerjanya kantr DPRD Mimika, Kamis (6/1/2022).
Sebab keberhasilan program listrik masuk desa tidak dapat berjalan baik apabila hanya PLN saja, harus didukung dengan kebijakan pemerintah daerah untuk mensupport salah satunya dengan membantu untuk mendukung berbagai kebutuhan biaya operasional sehingga keberlangsungan penerangan listrik dapat berjalan secara kontinyu.
“Harus ada kontrak kerja sama pemerintah dengan PLN dalam hal operasional keberlangsungan pelayanan kebutuhan listrik oleh warga, satunya dengan membantu masyarakat untuk mengsubsidi tagihan pembayaran listrik. Paling tidak ada inisiatif dari pemerintah kampung mungkin melalui dana desa untuk membantu membayar subsidi setiap rumah warga, karena biaya operasional penerangan listrik itu sangat tinggi, “ungkap Waket II DPRD Mimika yang akrab disapa Jhon Thie.
Menurutnya, DPRD akan siap mendukung dan mendorong berbagai kebijakan atau program dari pemerintah yang bertujuan untuk memberikan pelayanan lebih khusus penerangan listrik kepada seluruh masyarakat yang ada di kampung kampung.
“Program penerangan listrik harus ada inisiatif dari pemerintah melalui pemerintah kampung untuk memasukkan program ke dalam Musrenbang kampung, musrenbang Distrik dan Musrenbang Kabupaten agar program tersebut dapat terus berjalan. Ada dana kampung yang setiap rutin diperuntukkan untuk mendukung berbagai program pembangunan di Kampung, sehingga bisa menggunakan dana kampung juga khusus untuk subsidi penerangan listrik,”katanya.
Pemerintah Kabupaten Mimika, Provinsi Papua menargetkan hingga akhir 2022 semua kampung (desa) pada 18 distrik (kecamatan) di wilayah itu sudah bisa menikmati penerangan listrik.
Wakil Bupati Mimika Johannes Rettob di Timika, Senin (26/4), mengatakan jajarannya terus membangun kerja sama, koordinasi dan komunikasi intensif dengan pihak PT PLN UP3 Timika agar mempercepat upaya melistriki 133 kampung dan 19 kelurahan di Mimika.
Upaya melistriki seluruh kampung dan kelurahan di Mimika sudah dikerjakan oleh PLN selama beberapa tahun terakhir melalui program listrik desa (lisdes) baik yang memanfaatkan pembangkit diesel maupun pembangkit bersumber dari energi terbarukan seperti PLTS, Mikro Hidro dan lainnya. (*opa)
