Sulitnya Pemasaran, Petani Mimika Minta Perusahaan Mengambil Hasil Panen dari Petani

Drs. Leonardus Kocu Anggota DPRD Mimika saat menyerahakan bantu secara simbiosis kepada salah seorang warga di Kelurahan Wonosari Jaya, SP1 pada Minggu (10/11)/ Foto : Istimewa

TIMIKA, (timikabisnis.com) – Kesulitan dalam pemasaran, para petani yang ada di Kelurahan Wonosari Jaya, Distrik Wania, Kabupaten Mimika, Papua Tengah  meminta agar PT Pangan Sari (PSU)  yang ada di Mimika bisa mengambil hasil panen dari Para Petani.

Bazuki merupakan salah seorang perwakilan dari petani Wonosari Jaya mengatakan, memang beberapa waktu lalu semua hasil pertanian di tampung di PSU, namun saat ini sudah tidak lagi.

Berujui dari itu para petani sangat kesulitan untuk memasarkan hasil panen, alhasil banyak sayuran dan buah yang membusuk di kebun,”katanya saat menyampaikan aspirasi dalam reses, Drs Leonardus Kocu, Anggota DPRD Kabupaten Mimika, Senin (11/12/2023)..

Dirinya meminta agar politisi Perindo ini bisa memperjuangkan aspirasi para petani Wonosari Jaya, yang mana mereka berharap agar Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait bisa merealisasi, untuk bermitra kembali dengan PT PSU sehingga semua hasil panen bisa diakomodir.

“Kami berharap Bapak Dewan kedepannya mendengarkan aspirasi yang kami ini ke dinas terkait guna kedepannya para petani bisa kembali menjalin kerjasama dengan PT PSU,” kayanya.

Disisi lain dirinya juga berharap agar ketersediaan pupuk bersubsidi bagi para petani, karena itu merupakan kebutuhan yang paling penting oleh para petani.

Sementara itu, Amirudin salah satu Ketua RT di Kelurahan Wonosari Jaya mengatakan agar kedepannya honor setiap Ketua RT dapat naik karena selama ini Ketua RT hanya mendapatkan Rp 600 ribu per tiga bulan.

“Honor kami sangat kecil, kami berharap kedepannya agar bisa dinaikkan,”pintanya.

Petani lainnya Ibu Siti, yang mengusulkan persoalan jalan di RT 13 jalur 8, mengenai peningkatakan jalan, yang belum kunjung terealisasi, dan disela-sela resses, ia meminta sumbangan kain batik untuk majelis tahlim Anaim SP 4 Kelurahan Wonosari Jaya.

Menanggapi aspri dari masyarakat, Leonardus Kocu mengatakan, jika aspirasi yang disampaikan  nantinya akan dirumuskan bersama dengan OPD terkait dan prasana serta proses produksi, kita harus bentuk tim untuk melakukan analisis,,”ucapnya.

Lebih lanjut, Lep akan menyusun pertemuan  kembali  dengan petani, untuk mencari solusi bersama terkait pupuk dan panen

“Kedepanya akan mengundang dinas terkait guna melakukan evaluasi bagi para petani,” pungkasnya. (*tim)

Administrator Timika Bisnis