Suasana Opening Ceremony Pesparawi XIII yang berlangsung di Stadion Indor Mimka Sport Complex Timi,a, Papua, Sabtu (30/10/2021)/Foto : Fernando Rahawarin
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Opening ceremony Pesparawi XIII se-Tanah Papua, yang digelar di Stadion Indoor Mimika Sport Complex yang dibuka secara resmi oleh Bupati Mimika, DR (C) Eltinus Omaleng,SE,MH mewakili Gubernur Provinsi Papua pada, Sabtu (30/10/2021) berlangsung sangat meriah.
Opening Ceremony dengan mengusung kebudayaan lokal yang dipadukan dengan tata lampu dan panggung yang artistik. Penampilan Qasidah mewakili masyarakat Muslim dari Kelompok Qasidah Ar Rahmman , serta puluhan penari yang membawakan tarian dari Suku Kamoro dan tarian kolosal mengundang decak kagum yang menghipnotis para peserta yang memadati stadion MSC.
Bupati Mimika, DR (C) Eltinus Omaleng, SE MH didampingi Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bina Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jannus Pangaribuan dan Ketua LPPD Papua, Elia Loupatty membuka Pesparawi XIII yang ditandai dengan pemukulan tifa secara bersama sama dan disambut tepuk tangan dari ribuan peserta dan undangan yang hadir malam tadi.

Ketua Umum Panitia Pesparawi XIII, Johannes Rettob, SSos MM/Foto : Fernando Rahawarin
Hadir pula sejumlah kepala daerah turut hadir diantaranya Walikota Jayapura Benhur Tomi Mano, Bupati Mamberamo Tengah Yonas Kenelak, Bupati Asmat Elisa Kambu, Bupati Supiori Drs Yan Imbab.
Ketua LPPD Papua Elia Loupatty serta jajaran Forkopimda Provinsi Papua dan Kabupaten Mimika.
Bupati Mimika, DR (C) Eltinus Omaleng, SE MH dalam sambutannya mengatakan, Kabupaten Mimka sangat menyambut baik pelaksanaan Pesparawi XIII, karena sangat besar manfaatnya dalam upaya mendorong jiwa dan semangat masyarakat untuk meningkatkan pengamalan nilai-nilai ajaran agama dalam kehidupan bermasyarakat.
Pesparawi kata bupati, dilaksanakan untuk membangun sumber daya manusia Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan yang maha esa. Meningkatkan kebersamaan antar denominasi gereja dalam rangka memperkokoh kesatuan bangsa dan meningkatkan pembinaan dan pengembangan potensi umat Kristiani dalam puji-pujian bagi kemuliaan Tuhan.
Pesparawi lanjut Bupati Omaleng, disajikan dalam bentuk nyanyian kepada Tuhan. “Aku akan menyanyi dan memuji dengan rohku, tetapi aku akan menyanyi dan memuji juga dengan akal budiku,” kata Bupati mengutip salah satu ayat dari kitab Korintus.
Sementara itu, Direktur Urusan Agama Kristen Direktorat Jenderal Bina Masyarakat Kristen Kementerian Agama, Jannus Pangaribuan mengungkapkan, Kemenag sangat menyambut baik Pesparawi XIII yang dilaksanakan di Mimika yang bertujuan meningkatkan kualitas dan pengamalan ajaran agama.
“Ini menjadi momentum strategis melaksanakan kerukunan beragama yang harmonis sebagai pilar kerukunan nasional. Sehingga Jannus berharap Pesparawi tidak sekadar perlombaan semata, tetapi juga sebagai pembinaan, edukasi, spiritual dan mental, memupuk rasa kebersamaan dan kebersatuan umat Kristen dari berbagai denominasi, “ucapnya.
Dalam laporannya, Ketua Umum Panitia Pesparawi XIII, Johannes Rettob, SSos MM mengatakan seharusnya Pesparawi digelar pada Juni 2020, tapi karena pandemic, sehingga diundur dan terlaksana mulai (30/10) hingga (6/11) mendatang.
Pesparawi diikuti 2.177 peserta dari 21 kabupaten/kota. Memperlombakan 12 kategori yang dilaksanakan di 4 venue yakni Mimika Sport Complex, Gor Futsal, Graha Eme Neme Yauware dan Gereja Diaspora. Selain lomba kesenian, juga akan digelar Musyawarah Daerah dalam rangka.(*tim)
