Suasana Rapat Koordinasi bagian Humas dan PPM Sub PB PON Kluster Milika, di lantai II Kantor KONI Mimika, Jumat (19/3) /foto : husyen opa
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Dari Rapat Koordinasi (Rakor) Bidang Hubungan Masyarakat Pelayanan Penyiaran Media (HUMAS PPM) SUB PB PON XX Kabupaten Mimika yang digelar Jumat (19/3) menghasilkan beberapa usulan untuk di tindak lanjuti
Rakor Humas PPM yang berlangsung Ruang Rapat Kantor KONI Mimika di Jalan Hasanudin dipimpin Sekretaris Umum Yohanes Nussy dan didampingi Direktur Humas PPM Sub PB PON Kluster Mimika, Marthen LL Moru dan diikuti oleh seluruh pimpinan media dan tim media Center.
Dalam Rakor tersebut berhasil mengusulkan beberapa poin menyangkut kebutuhan fasilitas yang dibutuhkan di Media Center seperti, komputer dengan speck sesuai kebutuhan untuk Editor Narasi, Foto maupun Videografi. Dan yang paling mendesak agar dilakukan pelatihan bagian media Center dan pelatihan wartawan yang akan meliput dalam pelaksanaan PON XX Oktober mendatang.
“Diusulkan juga selain pengadaan komputer adalah leptop untuk mendukung tugas pengiriman foto atau video dari arena ke Media Center. Juga kamera lensa camera, voice recorder untuk kebutuhan jurnalis radio dan tripod, monopod stabilizer untuk kebutuhan Fotografer dan Videografer di Arena. Dan untuk kepentingan video dan foto udara juga dibutuhkan drone untuk mengabadikan berbagai lomba dan pertandingan, “kata Nussy.
Selain beberapa fasilitas pendukung untuk peliputan, juga akan diusulkan pendukung lainnya untuk kegiatan dimedia center juga dibutuhkan
TV atau LCD dan ATK serta alat printer dan foto copy.
” Kendaraan Humas PPM, meubeler, rompi dan dukungan alat komunikasi Handy Talky (HT). Untuk kebutuhan ini akan dirincikan dalam bentuk RAB setelah daftar harga dan specknya, “jelas Nussy.
Dikatakan Nussy, hal lain yang juga direkomendasikan dari rakor Humas PPM adalah sedini mungkin kontrak atau kerja sama berupa Mou Sub PB PON dengan media media segera dilakukan sehingga semua progres bisa dilaksanakan.
“Rekomendasi dari Rakor Humas PPM adalah kerja sama atau kontrak dengan media secepat nya dilakukan, sehingga semua giat sudah boleh berjalan. Termasuk besaran nilai kontrak agar seluruh media segera memasukkan usulannya biar di pelajari dan diproses oleh PB PON, ” jelasnya.
“Selain kebutuhan kontrak atau kerja sama media dengan PB PON, pimpinan dan wartawan serta anggota Media Center bisa melihat dan meninjau lokasi media Center yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika sehingga apa yang menjadi kebutuhan bisa diusulkan, “katanya. (Opa)
