Rakerda II PDI Perjuangan Papua Melalui Zoom Dibuka Oleh Komarudin Watubun

koSuasana Rakerda II DPD PDI Perjuangan yang dilaksanakan secara Aplikasi Zoom, Jumat (20/8)/Foto : Donny bumbungan

Timika,(timikabisnis.com) – Ketua Bidang Kehormatan Partai Dewan Pimpinan Pusat PDI Perjuangan, Komarudin Watubun,SH,MH mewakili Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarno Putri membuka secara resmi kegiatan Rapat Kerja (Rakerda) II DPD PDI Perjuangan propinsi Papua melalui aplikasi zoom, Jumat (20/8/2021) siang tadi.

Rakerda II DPD PDI Perjuangan secara dari yang diikuti oleh 29 Dewan Pimpinan Cabang (DPC)  se propinsi Papua juga  selain di Daring juga diikuti oleh pengurus  DPC PDI Perjuangan Kabupaten Mimika yang terdiri dari Pengurus dan anggota fraksi DPRD Mimika bertempat di Grand Tembaga Hotel Timika.

Adapun pengurus DPC PDI Perjuangan Mimika yang hadir adalah, Ketua DPC, Yohanis Felix Helyanan,SE, Sekretaris Alfian Akbar Balyanan,SH, Wakil Bupati Mimika yang juga Wakil Ketua Bidang Kehormatan Partai, Dan sejumlah wakil Ketua, diantaranya, Saul Wanimbo, Yulian Salossa, Thobias Maturbongs, Husyen Abdillah, Amandus Narwadan Sasiel Abugau.

Ketua DPD PDI Perjuangan Propinsi Papua Wempy Wetipo dalam sambutannya, mengajak semua kader PDI Perjuangan yang ada di propinsi Papua untuk mari bersungguh sungguh dan bertanggungjawab dalam mengelola dan membesarkan partai dengan tetap solid bergerak dan kompak serta bergotong royong.

“Partai butuh kerja tim yang kuat, solid bergerak, kompak dalam kita bergotong royong bersama. Keberadaan para pengurus ditingkat DPD, DPC, PAC karena dianggap mampu untuk menjalankan amanat partai dan secara konsisten menjaga ideologi bangsa yaitu pancasila. Saya dan saudara-saudara ada dalam parpol bukan karena keterpaksaan atau suatu kebetulan atau tiba-tiba tapi kita dipilih karena dianggap mampu menjalankan amanat,” jelasnya.

John Wempi Wetipo mengatakan, Provinsi Papua dan Papua Barat merupakan 2 dari 34 provinsi di Indonesia yang belum memaksakan rakerda, namun hari ini telah dilaksanakan, tentunya ia mengucapkan terima kasih kepada pengurus yang boleh melaksanakan rakerda walaupun melalui aplikasi.

“Dari 34 provinsi, di Indonesia, hanya Provinsi Papua dan Papua Barat yang belum melaksanakan rakerda, tapi saya berterima kasih kepada teman-teman yang sudah bekerja keras sehingga bisa menggelar rakerda,” tambahnya.

Sedangkan Ketua Bidang Kehormatan DPP Partai PDI-Perjuangan Komarudin Watubun mengatakan, perjuangan dalam menghadapi pesta demokrasi yang akan dilaksanakan sangat berat.

Tentunya, ada banyak hal yang harus disiapkan mulai dari saat ini dengan menggelar rakerda II, guna merumuskan dan mengesahkan program kerja yang akan dilaksanakan kedepannya.

“Perjuangan kedepan itu berat, saya sampaikan karena ada banyak perubahan karena pilkada di beberapa daerah, kemudian DPRD tapi tantangan kedepan semakin berat,” kata Komarudin, Jumat (20/8/2021).

Sebagai motivasi, Komarudin mengatakan, dulu PDI Perjuangan dalam melawan penguasa yang kala itu di pegang oleh Golkar, namun bisa dilawan, apalagi saat ini banyak kader-kader PDI Perjuangan yang bisa diperhitungkan.

Untuk itu, para pengurus, kader dituntut untuk bekerja ekstra keras dalam menghadapi dan memenangkan pemilu serentak tahun 2024 mendatang.

“Teman-teman harus mempersiapkan diri, jadi itu resiko berjuang, fokus tidak usah mendengar cerita sana sini, tapi kita fokus untuk melihat perkembangan kedepan 2024 itu harus ada upaya untuk memenangkan pemilu,” tegasnya.

Ketua Bidang Urusan Luar Negeri DPP PDI Perjuangan, Ahmad Basarah pada kesempatan Rakerda DPD II PDI Perjuangan juga memberikan arahan mewakili Ketua Umum Megawati Soekarno Putri.

Sementara itu, Ketua DPC PDI-Perjuangan Kabupaten Mimika Yohanes Felix Helyanan mengatakan, rakerda merupakan agenda nasional,  DPP PDI Perjuangan yang mana DPD diperintahkan untuk melaksanakan rapat kerja.

“Rakerda ini semua kabupaten itu harus menyiapkan laporan, baik laporan tentang pertanggungjawaban, konsolidasi, kaderisasi untuk membesarkan partai supaya partai ini solid,” kata John Thie, Jumat (20/8/2021).

John Thie menjelaskan, pelaksanaan rakerda sejogjanya dilakukan pada bulan Juli lalu, namun ditunda hingga pertengahan Agustus karena Pilkada serentak.

“Jadi ini agenda yang sudah ditetapkan dari bulan Juli untuk rakerda, tapi di Papua ada pilkada akhirnya DPD meminta kesempatan untuk diundur sampai bulan Agustus, dan akhirnya rakerda hari ini bisa terlaksana,” jelasnya.

Terkait amanat Ketua Bidang Kehormatan DPP Partai PDI-Perjuangan Komarudin Watubun dalam memenangkan pemilu Jhon Thie mengatakan, semua mempunyai tujuan yang sama untuk memenangkan pemilu mendatang, untuk itu perlu strategi-strategi untuk  memenangkannya. (*tim)

Administrator Timika Bisnis