Persitoli Juara Pertiwi Cup 2021, Mimika Runer Up

Jayapura (timikabisnis) – Tim Putri Persitoli Tolikara menjuarai pertiwi Cup 2021 usai mengalahkan tim Galanita Mimika pada pertandingan Leg kedua yang berlangsung di Stadion Mandala, Kamis (27/1).

Persitoli mengalahkan Galanita Mimika pada leg kedua dengan skor 9:0.

Pada awal babak pertama menyajikan permainan yang menarik, kedua tim bergantian saling serang, Galanita Mimika yang menerapkan formasi 3-5-2 tampil lebih ngotot dalam merebut bola. Namun demikian tim Persitoli masih begitu tangguh.

Di menit 11′ Persitoli mendapat hadiah pinalti, usai bola mengenai tangan salah seorang pemain Galanita di kotak Pinalti. Kesempatan ini dimanfaatkan dengan baik oleh Feni Binbarek yang menjadi eksekutor. 1-0 untuk Persitoli.

Pada babak pertama gawang Galanita Mimika kebobolan 3 gol.

Pada babak kedua, permainan tim Galanita Mimika agak menurun, hal ini dimanfaatkan oleh tim persitoli dengan membobol gawang Galanita Mimika pada menit ke 47’ oleh nomor punggung 11 Feni Binbarek.

Babak kedua ini tim Galanita kebobolan 6 gol, adapun pencetak gol dari Persitoli, Feni Binbarek (11’,47), Barbalina Salampessy (16’,68), Liza Armanita (34’), Yuliana Ongge (58’,61), Selly Wunungga (75’) dan Melda Rollo (88’).

Wakil Ketua ASPROV PSSI Papua, Rocky Bebena menyerahkan piala kedua kepada Tim Galanita Mimika.

Manager Tim Galanita, Elisabeth Cenawatin saat diwawancarai mengatakan, ada peningkatan kualitas permainan dari tim Galanita dibandingkan kemarin, pemain sudah bisa menguasai lapangan dan tidak canggung lagi menghadapi lawan.

Harapan manager tim, agar pemain bisa dibina lebih baik lagi, tingkatkan fisik, mental dan strategi permainan agar pemain bisa bersaing dengan tim lain.

Dilain Pihak, Wakil ketua Asprov PSSI Papua Rocky Bebena, berharap dengan hasil kompetisi ini bisa membawa nama Papua, karena sudah beberapa tahun ini Papua tidak terlibat dalam sepakbola putri.

Untuk kuota ke Liga Nasional Rocky berharap kedua tim (Tolikara dan Mimika) bisa masuk dalam Liga Nasional.

“ Saya berharap kedua tim bisa masuk Liga Nasional, karena Asprov yang tidak menyelenggarakan kompetisi hanya bisa mengirim satu perwakilan, sedangkan kita di Papua menyelenggarakan kompetisi walaupun hanya dua klub, namun demikian kita masih menunggu kepastian secara tertulis dari PSSI Pusat” kata Rocky. (don)

Administrator Timika Bisnis