Pemotongan Gaji Anggota DPRD Mimika Rp 6 Juta, Besok Dewan Undang TAPD Untuk RDP

Wakil Ketua 1 DPRD Mimika, Alex Tsenawatme/Foto : husyen opa

Timika, (timikabisnis.com)  – 35 anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten Mimika mempertanyakan pemotongan gaji yang berkurang sebesar Rp 6.000.000 pada bulan ini. Terkait hal ini diagendakan pada, Jumat (24/2/2023) besok, akan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

“Salah satu agenda rapat tadi yang berlangsung di ruang Serba Guna kantor DPRD Mimika adalah soal pemotongan gaji seluruh anggota dewan yang berkurang senilai Rp 6 juta, mereka meminta agar pimpinan mengundang pihak eksekutif dalam hal ini TAPD untuk menjelaskan terkait pemotongan gaji anggota dewan. Kami agendakan rapat RDP dengan pemerintah Jumat (besok), kami ingin mendengarkan penjelasan tentang hal ini,”tegas Wakil Ketua I DPRD Mimika, Aleks Tsenawatme,S,AB kepada wartawan usai memimpin rapat, Kamis (23/2/2023) siang tadi.

Dijelasakan Aleks, soal pemotongan gaji  para anggota dewan tanpa ada kordinasi dengan pimpinan serta anggota dewan.

“Pemotongan gaji Dewan ini tanpa ada koordinasi dengan kami (Dewan), lalu  dilakukan pemotongan gaji DPR tanpa ada alasan yang jelas dari eksekutif,”keluh Alex Tsenawatme.

Dirinya mengaku bahwa dalam rapat eavluasi APBD Mimika 2023 beberapa waktu lalu di Nabire, memang sempat disinggung oleh Kementrian Dalam Negeri. Namun saat itu selaku pimpinan menyatakan bahwa gaji anggota dewan di Mimika harus disesuaikan dengan kemampuan keuangan daerah, dengan kondisi serta letak geografis yang tingkat kebutuhannya berbeda dengan gaji dewan di luar Papua.

“Di saat evaluasi APBD di Nabire kemarin (red), dari pihak kementerian dalam dalam negeri sempat menyinggung, lalu waktu itu saya sebagai pimpinan menjelaskan bahwa itu sesuai dengan ketentuan dan kebutuhan – kebutuhan kita letak geografisnya. Dan kita juga tidak sekedar bicara saja, tapi harus mengerti dengan masyarakat. Dan ini kan kami sudah sampaikan, dan artinya kita tidak bisa samakan dengan daerah – daerah lain. Kalau Papua ini kan letak geografisnya beda,”jelas Alex.

Alex mengakui, seluruh dewan keberatan dengan pemotongan gaji ini, dan langkah selanjutnya dewan akan undang untuk RDP dengan pihak  eksekutif.

“Pemotongan sekitaran Rp 6 jutaan dari 35 Anggota dewan, maka kami mau minta penjelasan dari eksekutif. Keenapa pemotongan ini dilakuan dan pemotongan ini dari sumber mana dilakukan pemotongan, dan nomenklatur atau dasarnya seperti apa,” tanya Alex. (opa)

Administrator Timika Bisnis