MIMIKA, (timikabisnis.com)– Pemerintah Kabupaten Mimika merencanakan akan melaunching program pelayanan kesehatan kepada masyarakat Orang Asli Papua (OAP), sekembalinya Bupati dan Wakil Bupati Mimika dari melakukan retret.
Bupati Mimika, Johannes Rettob mengatakan pelayanan kesehatan ini untuk sementara diimplementasikan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Mimika dan kemungkinan kedepannya akan diperluas ke puskesmas dan rumah sakit swasta lainnya.
” Kita kasih gratis apabila masyarat orang asli Papua datang berobat. Ketika pulang tidak ada uang bayar taksi atau ojek, kita akan kasih pelayanan antar pulang gratis,” ucap John.
Jangkauan layanan ini, kata John, sampai ke wilayah Poumako. Pemerintah daerah berencana akan bekerja sama dengan pihak Maxim yang merupakan salah satu penyedia transportasi online di Mimika untuk dapat membantu pasien dari dan ke RSUD.
” Kita akan bekerja sama dengan Maxim. Kami akan berikan satu kontrak khusus untuk Maxim di RSUD, ” ujarnya usai mengikuti kegiatan di salah satu kantor pemerintahan beberapa hari lalu.
Layanan lain yang bisa membantu masyarakat apabila berobat yakni PSC 119. Dimana mempermudah masyarakat untuk transportasi antar jemput.
” Bila ingin datang berobat bisa menghubungi PSC 119 supaya dijemput dan ketika mau pulang tinggal melapor dan akan diantar pulang,” ucapnya lagi.
Beberapa program unggulan lainnya di bidang kesehatan diantaranya:
1. Apresiasi: Akses Pemeriksaan Gratis Inisiasi Nakes
2. Kaka Sehat: Kunjungan Kerja Keluarga Sehat
3. Pusjaki: Puskesmas Jalan Kaki
4. ILP: Integrasi Layanan Primer
Tentunya ini adalah upaya pemerintah daerah dalam wujud meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat Mimika terkhusus masyarakat Orang Asli Papua.(Lyddia Bahy).

