Suasana teekini di ruang Paripurna Kantor DPRD Mimika/Foto : Roy Dedy
TIMIKA, (timikabisnis.com) – Rapat Paripurna IV Masa sidang I DPRD Mimika Tentang Pendapat Akhir Fraksi Fraksi dan Penutupan Pembahasan Rancangan Peraturan APBD Mimika Tahun 2021 , Sabtu (12/12) yang mulai sudah digelar pukul 10.00 WIT hingga saat ini belum ada satupun Fraksi yang menyampaikan pendapat akhir nya.
Sidang Paripurna yang dipimpin Setelah Ketua DPRD Mimika, Robby K Omaleng, S.IP, MA, mencabut skor sidang dan didampingi Wakil Ketua II Aleks Tsenawatme, S. AB serta Wakil Ketua II Yohanis Felix Helyanan, SE dan dan dinhadiri Plt Sekda Jenny O Usmani, tiga Fraksi masing masing, Fraksi Gerindra, dan Fraksi Mimika Bangkit melakukan interupsi yang mempertanyakan ketidak hadirkan Bupati dan Wakil Bupati. Sedangkan Fraksi PDI Perjuangan meminta agar penetapan APBD 2021 hari ini ditunda karena belum ada materi dokumen R-APBD.
Ketua Fraksi Gerindra Muh Nurman S Karupukaro meminta agar pimpinan dewan bisa menghadirkan Bupati atau Wakil Bupati dalam paripurna penetapan.
“Agenda hari ini adalah paripurna penetapan anggaran APBD 2021, karena ini terkait soal kebijakan politik anggaran sehingga harus dihadiri oleh salah satu pimpinan daerah, baik itu Wakil Bupati atau Wakil Bupati, ” Pinta Nurman.
Ketua Fraksi Fraksi PDI Perjuangan Karel Gwijangge, S. IP mempertanyakan dokumen RAPBD 2021 belum ada sehingga meminta agar pimpinan dewan menskor sidang kemudian melakukan evaluasi ke Jayapura terlebih dahulu.
“Hingga saat ini materi atau Dokumen RAPBD 2021 belum ada sebagai dasar penetapan hari ini, alangkah baiknya kita evaluasi dulu baru ditetapkan, ” Keluhan Saran Karel.
Sementara Ketua Fraksi Mimika Bangkit, Drs Leonardus Kocu meminta agar pimpinan menunda paripurna penetapan APBD 2021 bila pimpinan Kepala Daerah dan Wakil kepala Daerah tidak hadir.
“Karena ini keputusan politik tertinggi soal anggaran sehingga pejabat Bupati dan Wakil Bupati harus ada yang hadir dan tidak bisa hanya diwakili oleh Plt Sekda saja, “tegas Leonardus Kocu.
Sedangkan Fraksi Golkar melalui H. Iwan Anwar, SH, MH dan Fraksi PKB melalui Ketua Fraksinya Miller Kogoya setuju paripurna tetap dilanjutkan sesuai jadwal.
Sedangkan Fraksi Nasdem melalui Anton Palli, SH mengusulkan agar paripurna di skor sementara sambil mencari solusi.
Dari pantauan di ruang sidang Paripurna, akhirnya Ketua DPRD menskor sidang paripurna beberapa saat dan hingga pukul 11.30 WIT sidang Paripurna belum dilanjutkan kembali. (Tim)
