Komisi C DPRD Mimika Banyak Terima Keluhan di SD YPPK Seminari St Yohanes Pembaptis SP3

Rombongan Komisi C DPRD Mimika saat melakukan kunjungan kerja dalam rangka pemgawasan di SD YPPK Seminari St Yohanis Pembaptis SP 3, Rabu (3/8/2022)/Foto : husyen opa

Timika, (timikabisnis.com)  – Komisi C DPRD Mimika banyak terima keluhan dari guru – guru SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis Kelurahan Karang Senang Sp 3, distrik Kuala Kencana.

Keluhan – keluhan yang disampaikan oleh Pimpinan dan staff Guru – Guru SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis saat rombongan Komisi C melakukan Kunjungan Kerja (Kunker) dan atau pengawasan yang berlangsung di SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, yang berada di Jalan Satrio Sari 48 – Karang Senag – Kuala Kencana Papua, pada Rabu (3/7/2022) diantaranya, soal tenaga pengajar yang kurang, halaman olahraga, halaman bermain yang butuh penimbunan dan fasilitas kolam renang bagi anak anak pelajar asal Suku Kamoro (Mimika Wee).

“Sekolah ini dibangun sejak tahun 2014 oleh LPMAK yang sekarang menjadi YPMAK, yang mana dalam sekolah ini hanya mendidik Anak – Anak Asli Papua yang lebih khusus kedua suku besar, Yakni Amungme dan Mimikawe,”jelas Kepala SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, SR. M. Silvina. PRR, kepada rombongan Komisi C DPRD Mimika.

“Sementara keluhan – keluhan yang disampaikan, yang pertama adalah semua tenaga pendidik adalah honorer, tidak ada yang ASN, fasiltas olahraga seperti bola kaki, dan lapangan juga becek sehingga perlu di benahi (timbun), halaman sekolah penuh dengan lumpur, Kolam renang untuk anak – anak, karena kadang mereka (anak murid) tidak betah karena tidak ada kolam renang, dan Komputer,”jelas Kepala SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, SR. M. Silvina. PRR, yang didampingi Teman – temannya, dihadapan rombongan Komisi C DPRD Mimika.

Dijelaskan Kepala SD YPPK Seminari Santo Yohanes Pembaptis, SR. M. Silvina. PRR, bahwa sekolah ini dibangun sejak tahun 2014 oleh LPMAK yang sekarang menjadi YPMAK, yang mana dalam sekolah ini difokuskan untuk mendidik Anak – Anak Asli Papua yang lebih khusus lagi kedua suku besar, Yakni Amungme dan Mimika Wee.

Menanggapi Keluhan – keluhan tersebut, Ketua Komisi C, Aloysius Paerong,ST mengatakan bahwa pihaknya akan membantu seperti bola, komputer dan mendorong  keluhan – keluhan lain seperti tidak ada tenaga guru ASN ini kepada pemerintah.

Rombongan anggota DPRD Mimika dari Komisi C saat kunker di SD YPPK Seminari St Yohanis Pembaptis SP 3, Rabu (3/8/2022)/Foto : husyen opa

Kemudian, Anggota Komisi C lainnya, Aser Murib menegaskan bahwa Pemerintah harus perhatikan tenaga pendidik, jangan hanya semata – mata tenaga honorer saja, jadi harus ada ASN.

Selanjutnya, Elminus B Mom mengharapkan agar Pemerintah Daerah perlu membantu timbunan di halaman sekolah. Kemudian untuk Anggota Komisi C lainnya mengharapkan hal yang sama, semoga keluhan – keluhan tersebut bisa dijawab oleh Pemerintah agar bisa menunjang kebutuhan pendidikan untuk anak – anak sebagai generasi masa depan.

Kunjangan Kerja dalam rangka pengawasan dilakukan Komisi C dipimpin langsung oleh Aloysius Paerong,ST selaku Ketua, Wakil Ketua Komisi,Novian Kulla,S,Kom, Serketaris Komisi Saleh Alhamid, bersama anggota komisi C lainnya seperti, Aser Murib, Elminus B Mom, Den B Hagabal, Ancelina Beanal, Drs Leonardus Kocu, Herman Gafur,SE dan Mariunus Tandiseno,S,Sos, M,Si. (opa)

Administrator Timika Bisnis