MIMIKA,(timikabisnis.com) – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 di Sekolah Asrama Taruna Papua (SATP), Sabtu (2/5/2026), menjadi momentum apresiasi bagi siswa berprestasi dan guru pembimbing. Sebanyak 36 siswa menerima penghargaan atas capaian mereka dalam lomba potensi sains dan Tes Kemampuan Akademik (TKA) yang digelar sekolah.
Kegiatan yang berlangsung khidmat tersebut diawali dengan upacara bendera, kemudian dilanjutkan dengan penyerahan penghargaan kepada para siswa dan wali kelas yang dinilai berhasil membina peserta didik hingga meraih prestasi.
Lomba potensi sains dan TKA telah dilaksanakan sejak April 2026 dan diikuti seluruh siswa SATP. Rangkaian kegiatan berlangsung melalui tahapan seleksi ketat, mulai dari babak penyisihan hingga final.
Ketua Panitia Hardiknas SATP, Yeremia Piri, mengatakan jenis perlombaan disesuaikan dengan jenjang pendidikan siswa.
“Siswa kelas 1 mengikuti lomba literasi dan numerasi. Sementara siswa kelas 2 sampai kelas 5 SD serta kelas 7 dan 8 SMP mengikuti tes potensi sains yang meliputi Matematika, IPA, dan IPS,” ujar Yeremia.
Sementara itu, siswa kelas 6 SD dan kelas 9 SMP mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) sebagai bagian dari persiapan menghadapi ujian tingkat nasional.
Menurut Yeremia, peringatan Hardiknas tahun ini menjadi puncak dari rangkaian kegiatan akademik yang telah digelar sekolah.
“Momentum Hardiknas ini menjadi puncak kegiatan kami. Para juara mendapatkan penghargaan, dan wali kelas yang membimbing mereka juga kami beri apresiasi sebagai bentuk motivasi untuk terus meningkatkan prestasi,” katanya.
Selain siswa, SATP juga memberikan penghargaan kepada wali kelas yang dinilai berhasil mendampingi dan membina siswa hingga meraih prestasi akademik.
Staf Divisi Pendidikan Yayasan Pemberdayaan Masyarakat Amungme dan Kamoro (YPMAK), Soter Potowapea, mengatakan Hardiknas menjadi momentum refleksi bagi seluruh pihak untuk terus membina generasi muda Papua melalui pendidikan yang berkualitas.
Ia menilai anak-anak Papua memiliki potensi besar yang perlu diarahkan secara tepat agar mampu berkembang dan bersaing.
“Hardiknas harus menjadi pengingat bahwa pendidikan adalah jalan utama membangun generasi Papua yang unggul. Potensi anak-anak kita besar dan harus terus dibina,” ujar Soter.
Kepala SATP, Sonianto Kuddi, menegaskan pendidikan memegang peran penting dalam menentukan masa depan bangsa. Karena itu, menurut dia, peringatan Hardiknas yang dipadukan dengan kegiatan akademik menjadi langkah strategis untuk meningkatkan daya saing siswa.
“Melalui pendidikan yang baik, kita sedang menyiapkan masa depan bangsa yang lebih kuat. Momentum ini harus menjadi pengingat bagi semua pihak untuk terus mendukung proses belajar yang berkualitas,” kata Sonianto.
Di akhir sambutannya, Sonianto menyampaikan apresiasi kepada YPMAK dan PTFI atas komitmen dan dukungan berkelanjutan terhadap SATP.
“Terima kasih kepada YPMAK dan PTFI atas kontribusinya dalam menjaga kualitas penyelenggaraan pendidikan dan mendorong terciptanya lingkungan belajar yang lebih baik bagi siswa SATP,” ujarnya.(Liddya Bahy)

